mobimoto.com - Bintang Tim Movistar Yamaha makin melempem menghadapi seri ke-14 MotoGP di Sirkuit Aragon pada Minggu (23/9). Apalagi dengan pole position yang cukup buncit.
Pembalap berkebangsaan Italia tersebut harus puas bertengger dengan urutan pole position ke-18 berdasarkan hasil kualifikasi yang dilaksanakan Sabtu (22/9).
Memulai balapan di posisi 20 besar tentunya cukup membuat gamang pembalap yang terkenal dengan julukan The Doctor itu. Di babak Q1, ia berada di peringkar kelima dan menunggu pembalap lain melakukan slipstream.
Tapi justru strategi tersebut menjadi buah simalakama bagi pembalap berusia 39 tahun itu. Ia pun tidak dapat memperbaiki catatan waktunya.
''Saat Q1 kami membuat beberapa kekeliruan. Saya menunggu sedikit terlalu lama dan tidak dapat mencatatkan waktu lainnya,'' tegas Valentino Rossi seperti yang dikutip dari laman motorpsort.com.
Menengok catatan sejarah, Sirkuit Aragon nyatanya kurang berpihak kepada juara dunia sembilan kali itu.
Belum pernah ada sejarahnya The Doctor menjadi kampiun di sana. Paling pol, berebut posisi ketiga di tahun 2016 lalu.
Sejalan dengan itu, ternyata Valentino Rossi kembali mengeluhkan motornya. Masalah elektronika Yamaha M1 muncul kembali saat suhu tinggi dan cukup menyulitkan bagi pembalap.
Kesenjangan Yamaha dengan Honda dan Ducati pun makin jelas. Pantas jika The Doctor memiliki harapan yang tidak muluk-muluk.
''Kami hanya bisa berharap beberapa poin,'' pungkas The Doctor.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi