mobimoto.com - F1 akan bisa jadi akan beralih menggunakan mesin elektrik dalam dekade mendatang.
"Hal itu mungkin terjadi jika bisa menyuguhkan tontonan menarik dan jumlah penonton lebih besar." menurut Direktur Olahraga f1, Ross Brawn.
F1 telah beralih dari menggunakan mesin V8 menjadi V6-hybrid pada tahun 2014, daan saat ini sedang mempersiapkan untuk menyiapkan aturan mesin baru untuk tahun 2021.
Formula E menjadi awal dari ajang balap yang menggunakan mesin elektrik setelah diperkenalkan pada 2014.
Seri ini menarik sejumlah produsen baru, sebut saja Jaguar, BMW dan Nissan. Sementara, Mercedes-Benz dan Porsche berencana untuk bergabung dengan 2019.
"Kita harus menghormati apa yang telah Formula E raih, tetapi untuk sekarang jika anda melihat jumlah penontonnya tidak sebanding." ujar Ross Brawn kepada F1 Fan Voice.
"Saya pikir F1 akan berkembang ke arah yang memiliki keseimbangan antara olahraga, relevansi dan keterlibatan penggemar, tapi jika lima tahun mendatang ada kebutuhan (untuk menggunakan mesin elektrik) maka kita akan melakukannya."
"Untuk urusan penonton, Formula E masih junior." tambahnya.
"Produsen yang mengikuti F1 saat ini berkomitmen dengan mesin yang mereka miliki, haruskah ada revolusi? Saya kira untuk sekarang tidak." pungkas Ross Brawn.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi