Mobimoto.com - Motor merupakan salah satu kendaraan yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Namun, ada kalanya motor tidak digunakan dalam waktu yang lama, misalnya karena pandemi, liburan, atau perbaikan.
Apakah hal ini berpengaruh terhadap kinerja dan kondisi motor? Jawabannya adalah ya. Motor yang terlalu lama nganggur bisa mengalami beberapa kerusakan, seperti:
1. Baterai soak
Baterai motor yang tidak dihidupkan secara rutin bisa kehilangan daya dan menjadi soak. Hal ini bisa menyebabkan motor sulit dihidupkan atau bahkan tidak bisa menyala sama sekali. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengisi ulang baterai dengan charger khusus atau menggantinya dengan yang baru.
Baca Juga
2. Ban bocor atau kempes
Ban motor yang tidak digunakan dalam waktu lama bisa kehilangan tekanan udara atau bahkan bocor karena tertusuk benda tajam. Hal ini bisa membahayakan keselamatan Anda saat mengendarai motor. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengecek tekanan udara ban secara berkala dan menambalnya jika ada kebocoran.
3. Karat pada rantai dan komponen logam lainnya
Rantai motor yang tidak digerakkan dalam waktu lama bisa berkarat karena terkena udara lembap atau air hujan. Hal ini bisa mengurangi performa dan keawetan rantai. Selain itu, komponen logam lainnya seperti knalpot, rem, dan shockbreaker juga bisa berkarat jika tidak dirawat dengan baik. Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan dan melumasi rantai secara rutin dan melindungi komponen logam lainnya dengan anti karat.
4. Busi basah atau kotor
Busi merupakan komponen penting yang berfungsi untuk menghasilkan percikan api yang membakar bahan bakar di ruang bakar mesin. Jika busi basah atau kotor karena terkena oli atau debu, maka percikan api akan lemah atau tidak terjadi sama sekali. Hal ini bisa menyebabkan motor susah dihidupkan atau bahkan mati mendadak saat berjalan. Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan atau mengganti busi secara berkala.
5. Oli kental atau berkerak
Oli merupakan pelumas yang berfungsi untuk melindungi mesin dari gesekan dan panas berlebih. Jika oli tidak diganti dalam waktu lama, maka oli akan menjadi kental atau berkerak karena tercampur dengan kotoran atau sisa pembakaran. Hal ini bisa menyebabkan mesin menjadi kasar, boros bahan bakar, atau bahkan rusak. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengganti oli sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh pabrikan.
Itulah beberapa kerusakan yang bisa terjadi jika motor terlalu lama nganggur. Untuk mencegahnya, Anda bisa melakukan perawatan rutin dan menjaga kebersihan motor Anda. Selain itu, Anda juga bisa menghidupkan motor secara berkala meskipun tidak digunakan untuk menjaga kondisi baterai, ban, dan mesin. Semoga bermanfaat!
Terkini
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025
- Honda Forza Diberi Panel Meter Baru, Warna Lebih Segar
- IMOS 2025 Diharapkan Jaga Momentum Positif di Pasar Motor Indonesia
- Subsidi Motor Listrik 2025 Segera Diumumkan, Anggaran Rp 250 Miliar
- Punya Warna Baru, Harga Yamaha Fazzio Hybrid Jadi Berapa?
- AHM Rilis Honda CRF250 Rally dan CRF250L dengan ABS
- QJMotor Indonesia Kembali Luncurkan 4 Motor Baru, Harga Lebih Bersahabat
- Begini Jadinya Motor Listrik Duta SO7 Terima Sentuhan Modifikasi
- Motor Legendaris Yamaha Jupiter Z1 Tampil dengan Warna dan Grafis Baru
- Yamaha FreeGo 125 Dibalut Warna Baru, Desain Lebih Segar
Berita Terkait
-
Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025
-
Honda Forza Diberi Panel Meter Baru, Warna Lebih Segar
-
IMOS 2025 Diharapkan Jaga Momentum Positif di Pasar Motor Indonesia
-
Subsidi Motor Listrik 2025 Segera Diumumkan, Anggaran Rp 250 Miliar
-
Resmi Meluncur di Indonesia, Harga GWM Ora 03 Mulai Rp300 Jutaan
-
QJMotor Indonesia Kembali Luncurkan 4 Motor Baru, Harga Lebih Bersahabat
-
Begini Jadinya Motor Listrik Duta SO7 Terima Sentuhan Modifikasi
-
Motor Legendaris Yamaha Jupiter Z1 Tampil dengan Warna dan Grafis Baru
-
Honda HR-V Hybrid Meluncur dengan Harga Rp 400an Juta
-
Yamaha FreeGo 125 Dibalut Warna Baru, Desain Lebih Segar