mobimoto.com - Siapa sih yang meragukan tenaga dari motor-motor Kawasaki, terutama Kawasaki Ninja H2R. Motor ini diklaim memiliki performa yang luar biasa dengan tenaga tembus 296 dk.
Dengan tenaga seperti ini pastinya motor tersebut cocok dipakai untuk balapan dan siap melibas rival-rivalnya. Namun, kenapa sampai saat ini tak tampak motor ini diikutkan dalam ajang balap seperti World Superbike?
Ternyata usut punya usut ada aturan yang menyebabkan Kawasaki Ninja H2R tak bisa diikutkan dalam ajang World Superbike.
Dilansir dari bikesportnews, larangan penggunaan Kawasaki Ninja H2R di ajang World Superbike karena motor ini menggunakan teknologi supercharger.
Supercharger termasuk salah satu jenis kompresor dalam teknologi forced induction. Teknologi ini menggunakan udara bertekanan tinggi yang didistribusikan ke dalam ruang pembakaran mesin, untuk menghasilkan tenaga mesin yang lebih besar dan juga efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Sesuai regulasi, motor dengan forced induction dilarang dipakai berkompetisi di ajang World Superbike.
Homologasi untuk menyetarakan kekuatan motor dengan forced induction agar setara dengan motor pabrikan lainnya juga susah. Yang ada malah kekuatan mesin H2R dikebiri habis-habisan agar setara dengan motor lainnya.
Oleh karenanya Kawasaki memakai motor ZX-10RR untuk diikutkan dalam ajang World Superbike karena mesin yang dipakainya sama, tetapi cuma beda tenaga saja.
Sudah terjawab, kan?
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025