mobimoto.com - Makin tua makin mudah sirna, merawat motor tua bahkan motor antik bukanlah hal yang sederhana.
Salah sedikit, motor-motor "jaman purba" tersebut dijamin langsung ngadat, atau bahkan menjadi mati total.
Untuk menanggulangi hal ini, Mobimoto.com bertanya pada seorang builder motor asal Solo, Safrudin Bre.
Pria yang akrab disapa mas Bre ini mengungkapkan bahwa ada sektor-sektor tertentu yang harus diwaspadai sebelum kerusakan motor menjalar ke mana-mana.
"Sektor pelumasan motor-motor antik belum secanggih sekarang. Pada sektor ini, walaupun komponen motor lawas memang lebih bagus, namun pompa oli serta oli mesin terkadang tidak menyebar secara merata." ungkapnya.
Selain itu, kondisi motor juga menentukan harga dari motor, jika saja si pemilik berniat untuk menjualnya.
"Di Indonesia itu sering kali yang tersisa tinggal mesin. Bodi dan rangka biasanya hancur. Belum lagi motor mesin lama itu mekanismenya cukup ribet." imbuhnya.
Beruntung, di jaman yang serba online ini, kerusakan motor bisa mudah diatasi lantaran adanya beragam tips secara online.
"Biasanya kalau kesulitan tinggal tanya di forum-forum online. Ada banyak komunitas di dunia yang bisa ditanyai saat penasaran." pungkasnya.
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025