Senin, 16 September 2019
Angga Roni Priambodo : Senin, 10 Juni 2019 | 09:00 WIB

Mobimoto.com - Fitur pengereman Combi Brake System (CBS) di motor matic sudah sering dijadikan bahasan pecinta otomotif khususnya roda dua.

Kali ini, warganet kembali menyorot sistem pengereman CBS setelah adanya kasus pemotor yang meninggal dunia kecelakaan di Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah, karena diduga rem blong.

Hal ini terjadi karena pemotor menekan rem terus menerus saat melintasi turunan yang curam.

Jalanan di Kaligesing memang terkenal berat dan berliku. Ada perpaduan tanjakkan dan turunan yang ekstrem.

Fitur CBS dianggap berbahaya bagi pengendara, terutama ketika melewati jalan turunan yang curam. Rem menjadi bekerja ekstra keras. Dan fitur CBS disebut tidak memungkinkan bergantian pengereman antara roda depan dan belakang.

Kecelakaan karena rem blong.(facebook/Bundane Fahri)

Beberapa warganet kemudian mengungkit tentang bahaya membawa motor matic dengan sistem pengereman CBS, jika tak tahu tekniknya.

"Motor matic memang kayak gitu mas. Walau sudah service vit tapi kalau pengereman terus jadi panas. Maka cakram akan ngeblong. Pengalaman pribadi," tulis Nursalim di kolom komentar unggahan tersebut.

"tipe CBS itu rawan ngeloss remnya. Kadang pengendara sudah waspada tapi yo remnya ngelos sendiri. Aku dua kali ngalami," tambah Aldi Andriansyah.

Saat melewati turunan yang curam, pemotor disarankan untuk melakukan teknik pengereman dengan rem depan dan rem belakang secara bergantian, guna menghindari overheat pada piringan cakram.

Mengambil contoh kasus di atas, tak sedikit warganet yang menyebut fitur rem CBS berbahaya, karena saat menekan tuas rem kiri (rem belakang) secara otomatis rem depan pun ikut aktif melakukan pengereman.

Sehingga teknik melakukan pengereman secara bergantian (rem depan dan rem belakang) jadi sulit dilakukan.