Jum'at, 21 Juni 2019
Angga Roni Priambodo | Husna Rahmayunita : Kamis, 21 Maret 2019 | 15:00 WIB

Mobimoto.com - Kehebohan kembali ditunjukkan Atta Halilintar dalam channel YouTube pribadinya. Kali ini, ia ditantang Master Limbad untuk motoran dengan mata tertutup.

Sebagai pesulap, Master Limbad tentunya memiliki keahlian yang tidak dimiliki orang pada umumnya. Tapi, aksinya kali ini benar-benar bikin jatung berdebar dan mempertaruhkan nyawa Atta Halilintar.

Dari video yang berjudul Naik Motor Mata Tertutup! Challenge Master Limbad yang diunggah pada Selasa (19/3), ditunjukkan prosesi awal sebelum Limbad dan Atta naik motor.

Awalnya, ia meminta Atta Halilintar untuk menutupi matanya dengan perban dan lakban untuk membuktikan kesungguhan atraksinya. Setelah terbukti, ia kemudian melakukan hal sama ditambah menutupi kepala dengan alumunium foil.

Atta Halilintar dan Master Limbad. (YouTube/Atta Halilintar)

Tanpa basa-basi, mereka kemudian menunggangi 'Si Gold', skutik pertama Atta Halilintar yang begitu kinclong. Tapi sebelumnya, sebuah fakta dilontarkan asisten Master Limbad kepada Atta.

"Master main blindfold udah ratusan kali, tapi baru pertama kali Master Limbad mau blindfold dengan mengendarai sepeda motor. Dan yang paling parah yang bikin Ashiap lagi, Master Limbad itu hampir nggak pernah naik motor, terakhir dia naik motor pas sekolah SMU 20 tahun yang lalu," ujar asisten Limbad.

Atta Halilintar dan Master Limbad. (YouTube/Atta Halilintar)

Tak ayal pesan itu makin membuat YouTubers nomor satu di Indonesia ketakutan, dan semua terbukti saat berada di jalanan.

"Woy..woy hati-hati. Udah jangan kencang-kencang. Umi Abi tolong," teriak Atta Halilintar sepanjang jalan sambil mendekap tubuh Master Limbad.

Atta Halilintar dan Master Limbad. (YouTube/Atta Halilintar)

Setelah turun dari motor, Atta pun mengungkapkan perasaannya setelah dibonceng Master Limbad.

"Ngasal banget nyetirnya. Udah ah master, udah," tandas Atta.

Tentunya, aksi yang dilakukan Master Limbad dan Atta Halilintar tidak boleh ditirukan di jalanan karena berbahaya. Hanya orang dengan keahlian khusus yang bisa melakukannya.