mobimoto.com - Pengalaman seorang penumpang ojol ini membuktikan kalau pengemudi ojol juga manusia, yang punya sebuah keinginan. Beruntung, karena kelonggaran waktu, si penumpang bisa menuruti keinginan pengemudi ojol yang satu ini.
Kisah ini diunggah kejejaring Facebook oleh Nurbudi Utomo. Ia mengunggah sebuah gambar tangkapan layar sebuah Instagram stories penumpang ojol.
Dari Instagram stories itu, diketahui ada percakapan antara penumpang serta pengemudi ojol.
Awalnya, penumpang ojol ini sempat kaget karena dibawa oleh pengemudi ojol ke jalan yang tidak seharusnya.
''Pak kok naik flyover, kan kita mau ke Semanggi?'' tanya si penumpang. Tak disangka, jawaban dari pengemudi ojol ini sangat sederhana sekali, Sob ''Maaf mas, saya kepengen naik flyover Kuningan dari kapan tau soalnya,''
Si penumpang sempat mengingatkan kalau perjalanan akan tambah jauh dan memakan durasi yang lebih lama. Tapi si pengemudi ojol tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Tidak cukup sekali, setelah memutar arah, pengemudi ojol meminta izin kepada si penumpang untuk naik flyover sekali lagi, karena belum puas.
Alhasil, keduanya pun menghabiskan waktu hampir dua jam dari Meruya ke Semanggi.
Kisah ini pun mendapat beragam reaksi dari netizen. Tapi, banyak yang menganggap kisah penumpang dan pengemudi ojol di atas, kocak.
''Edan asli ngakak,'' tulis Maryudhi Ignatius Loyola di kolom komentar.
''Ngapain dari Meruya ke Semanggi lewat Karet? padahal lurus aja pinggir tol dari Slipi bisa.'' terang Agus Sigit Wisnubroto.
Pengalaman penumpang yang turuti keinginan pengemudi ojol ini, dipikir-pikir kocak juga, ya? Hanya demi naik flyover sampai menghabiskan waktu hampir dua jam.
Tag
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025