Mobimoto.com - Seiring berjalannya waktu, produksi sepeda motor di dunia makin berkembang. Tapi ada juga yang tinggal nama alias termakan usia, seperti merek Hayabusa keluaran Suzuki.
Hayabusa diambil dari bahasa Jepang yang berarti burung elang. Nama itu cocok diberikan motor hyper sport berbentuk sangar itu.
Hayabusa generasi pertama yang diproduksi tahun 1999 dikenal dengan nama Suzuki GSX 1300R. Kehadirannyaberhasil memecahkan rekor Honda CBR1100XX Super Blackbird sebagai sepeda motor produksi tercepat di dunia.
Sebagai motor tercepat di dunia, Hayabusa memiliki kecepatan maksimal 305 km/jam. Dibutuhkan waktu 3,13 detik untuk berkaselari dari kecepatan 100 - 130 km/jam.
Selain itu, berkat kombinasi mesin 1.299 cc, 4 silinder, DOHC dan berpendingin udara, motor mampu menghasilkan tenaga maksimal 156, 1 HP dengan torsi puncak 127 Nm.
Cukup lama hadir di pasaran, Hayabusa generasi pertama bertahan dari tahun 1999-2007. Setahun berselang, seri kedua diluncurkan dengan komposisi mesin yag sedikit berbeda sekaligus menjadi pesaing dari BMW K1200S dan Kawasaki Ninja ZX-12R.
Motor baru dibekali mesin berkapasitas 1.340 cc, 4 silinder, DOHC, memiliki kekuatan maksimal 171 HP dan torsi puncak 139 Nm.
Sayang, hampir dua puluh decade pasca produksi, Hayabusa terpaksa disuntik mati karena dianggap telah melanggar norma Euro-VI. Motor itu berstatus ilegal di Eropa per tanggal 31 Desember dan perusahaan induknya diberi waktu dua tahun untuk menjual stok yang tersisa di pasaran Amerika dan Asia.
Berita Terkait
-
Suzuki Fronx Tonjolkan Gaya Coupe untuk Bersaing di Pasar Small SUV
-
Ternyata Kaca Film Mobil Tak Perlu Perawatan Khusus Agar Tahan Lama
-
Harga Suzuki Fronx Mulai Rp 250 Jutaan, Tersedia dalam Varian Hybrid
-
Toyota Terus Dominasi Pasar Mobil Dunia, BYD Kalahkan Trio Raksasa Jepang
-
Suzuki Pasang Target Kuasai 8,5 Persen Pasar Mobil Nasional, Tambah Investasi Rp 5 Triliun
-
Ekspor Suzuki Turun Karena Pasar Otomotif Global Anjlok
-
Suzuki Akan Luncurkan SUV Baru di Indonesia pada 2025
-
Walau Tak Dapat Tempat di Tim Pabrikan, Alex Rins Mengaku Tetap Senang Bisa Join LCR Honda, Ini Sebabnya
-
Ini Sebabnya Suzuki Tak Bisa Keluar dari MotoGP secara Sepihak, Efek Kawasaki Hengkang Beberapa Tahun Silam
-
Ramai Kabar Keluarnya Suzuki dari MotoGP, Manajer Joan Mir Mengaku Kaget dan Belum Dapat Tim Baru
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025
- Honda Forza Diberi Panel Meter Baru, Warna Lebih Segar
- IMOS 2025 Diharapkan Jaga Momentum Positif di Pasar Motor Indonesia
- Subsidi Motor Listrik 2025 Segera Diumumkan, Anggaran Rp 250 Miliar
- Punya Warna Baru, Harga Yamaha Fazzio Hybrid Jadi Berapa?
- AHM Rilis Honda CRF250 Rally dan CRF250L dengan ABS