mobimoto.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung punya cara unik untuk mengimbau para pelanggar lalu lintas. Selain lewat CCTV bersuara ada juga parodi yang kocak abis.
Kali ini, petugas mengingkatkan para penumpang yang tidak menggunakan helm saat berkendara di jalanan.
Sebuah video dibagikan jejaring sosial Instagram @atsc.kotabandung pada Minggu (25/11). Dalam video tersebut tampak pengendara yang berbaris rapi menunggu lampu hijau di Simpang BKR Sriwijaya, Bandung.
Seorang petugas Dishub tampak berjaga untuk memantau kondisi lalu lintas. Dan apesnya, seorang penumpang ketangkap basah tidak memakai helm. Imbauan pun langsung terdengar dari CCTV bersuara.
''Kami mengimbau penumpang yang tidak memakai helm untuk turun, lanjutkan dengan transportasi umum,'' ujar petugas.
Tak cukup sampai di situ, petugas kembali mengingatkan agar penumpang tidak bersembunyi karena ada 'jurus yang mematikan'.
''Silakan untuk tidak bersembunyi karena petugas kami memiliki jurus Kagebunshin, jadi petugas kami ada di mana-mana,'' tandas petugas.
Jurus Kagebunshin sendiri merupakan andalan tokoh kartun Naruto saat bertarung. Siapapun akan kalah dengan jurus itu.
Terbukti, petugas Dishub Bandung dengan jurus Kagebunshin berhasil menciduk penumpang yang tidak berhelm. Setelah itu, petugas dengan setelan lengkap dan helm SNI tersebut kembali ke pinggir jalan dan menunjukkan aksi kocaknya.
Netizen yang melihat aksi petugas pun dibuat terpukau sekaligus terhibur, dibuktikan dengan komentar di bawah ini.
''Jadi mau nge gas tapi ngakak, wkwk,'' tulis @diheku.
''Humor terlucu yang pernga gue lihat, hahahah,'' komen @kharissatriap.
Dari pada penasaran, ini dia videonya.
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025