mobimoto.com - Pengaspalan jalan raya seharusnya dilakukan melalui beberapa tahap. Apalagi jika pengaspalan tersebut bukanlah pengaspalan ulang, melainkan pengaspalan jalan yang benar-benar baru. Pengaspalan jalan yang asal-asalan tentu akan membuat jalan menjadi tidak awet, mudah rusak dan mubadzir. Seperti yang satu ini.
Warga Mekar Harjo Kec. Selagai Lingga, Lampung Tengah merasa geram lantaran pembangunan jalan yang 'seadanya'. Dilansir dari media sosial Facebook (25/10), seorang dengan akun yang bernama Sudarmono Wongkito Servis Elektro mengambil gambar mengenai keadaan aspal di jalan yang baru saja selesai dibangun.
Aspal tersebut nampak terlalu 'tipis'. Tak hanya itu, jalan ini tidak dilapisi dengan lapisan 'batu gragal', sehingga aspal di jalan ini menjadi tidak kokoh dan mudah retak.
Selain itu, si pengupload gambar ini juga berujar bahwa panjang jalanan yang diaspal tersebut tidak sepanjang seperti seharusnya. Pengaspalan jalan tersebut hanya dilakukan sejauh 560 m, bukan 600 m seperti yang seharusnya dilakukan.
Kejadian ini menimbulkan spekulasi, banyak warganet yang menganggap adanya tindak korupsi dalam proyek pengerjaan jalan ini.
''Viral kan biar yg korupsi ketangkep'' ujar akun yang benrama Yuanta.
''Hajar koruptor aspal jalan'' ujar Reski Ramli.
Proyek pengaspalan jalan seperti ini memang sangat disayangkan. Selain warga yang terganggu saat melintas lantaran kondisi jalan yang buruk, jika memang ada indikasi penggelapan dana, tentu merugikan negara.
Terkini
- 5 Rekomendasi Motor Bebek Bekas untuk Hemat Modal Usaha Pekerja Lapangan
- 5 Tips Membeli Motor Listrik untuk Pemula Agar Tidak Salah Pilih
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif