mobimoto.com - Jejaring Twitter sedang ramai dengan tagar #UninstallGojek yang mengajak netizen untuk menghapus aplikasi ojek online tersebut, karena postingan seorang karyawan Gojek tentang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) yang memuji cara perusahaan dalam mengambil kebijakan terkait kelompok LGBT.
Tidak hanya di Twitter, tagar Uninstall Gojek juga ramai di jejaring Facebook dan juga Instagram. Meski lebih banyak netizen yang menolak seruan menghapus aplikasi Gojek, namun beberapa pengemudi ojek online yang menjadi mitra Gojek mengaku sepi orderan setelah tagar tersebut ramai.
Salah satunya adalah pengemudi Gojek dengan nama akun @BudiGo3 yang mengunggah sebuah foto via jejaring Twitter ''#UninstallGojek aduh jangan dong, orderan langsung sepi nih,''
Keluhan pengemudi ojek online tersebut, ternyata ditanggapi oleh banyak netizen, bahkan sudah di-retweet lebih dari tiga ribu kali.
Banyak netizen yang menyahuti cuitan pengemudi ojek online dengan memberikan semangat, agar ia tidak menyerah meski sedang sepi orderan yang diperkirakan akibat munculnya tagar #UninstallGojek.
''Kasihan bapaknya, udah sepi terus diterpa gerakan #UninstallGojek. Saya tahu gimana rasanya muter2 Jakarta tapi gaada orderan yg nyangkut pakk. Semangat pak hehe,'' kata @Usup_usop.
''Semangat terus Pak! Semoga rezeki bapak selalu lancar. Saya engga uninstall gojek kok, pak.'' Tulis @merntari.
Pihak Gojek sendiri, sudah memberikan pernyataan melalui akun Twitter resminya.
Berangkat dari postingan seorang karyawan Gojek tentang LGBT di media sosial, ternyata imbasnya dirasakan hingga ke para pengemudi yang langsung sepi orderan.
Tag
Terkini
- 5 Rekomendasi Motor Bebek Bekas untuk Hemat Modal Usaha Pekerja Lapangan
- 5 Tips Membeli Motor Listrik untuk Pemula Agar Tidak Salah Pilih
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif