mobimoto.com - Fake GPS alias GPS palsu bukan lagi hal yang baru untuk dunia ojek online, karena memang ada beberapa driver nakal yang menggunakan fake GPS demi keuntungan sendiri. Namun baru-baru ini sedang viral, seorang pemuka agama menanggapi hal tersebut.
Video bermula ketika seorang ustaz membacakan pertanyaan yang ditulis di sebuah kertas, yang ternyata ditulis oleh seorang driver ojek online.
Ustaz pun, membacakan pertanyaan tersebut, mulai dari pengenalan bahwa si penulis surat tersebut adalah seorang driver ojek online.
Setelah menjelaskan, tentang penggunaan aplikasi fake GPS, driver ojek online ini kemudian menuliskan pertanyaan ''Pertanyaan saya... apa hukumnya jika konsumen atau penumpang membayar dengan kartu kredit, karena dibolehkan oleh perusahaan.''
Kemudian sang ustaz menjawab dengan singkat disertai dalil yang menyatakan ''tidak halal anda mendapatkan rezeki dari situ,''
Mengenai bagaimana hukum pakai Fake GPS, lebih jelasnya lagi, kamu bisa tonton video ini, Sob.
Nah, ternyata menggunakan fake GPS atau GPS palsu, tidak hanya merugikan perusahaan ojek online saja, Sob, tapi juga dilarang oleh agama. Karena menurut sang ustaz, setiap muslim wajib mematuhi akad yang telah mereka setujui. Nah lho.
Meski begitu, beberapa pelanggan memang tidak terlalu memusingkan fake GPS, karena dampaknya tidak terlalu besar. Kalau menurut kamu sendiri, bagaimana, Sob?
Tag
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025