mobimoto.com - Kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kepada siapa saja, seperti penjambretan yang terjadi dengan dua pengendara wanita alias emak - emak kali ini.
Cukup miris namun memberikan pelajaran bagi pengendara lain untuk lebih waspada.
Sebuah video pendek diunggah akun Instagram @dramaojol.id pada Jumat (27/7/2018). Video tersebut kini viral meskipun sebenarnya sesuai catatan CCTV, kejadian terjadi (23/3/2017).
Tidak diketahui alamat pasti kejadian sebenarnya, namun bisa dipastikan di Indonesia.
Perampokan dialami dua orang wanita yang awalnya memarkir motor matic warna merah di halaman pertokoan.
Sesaat setelah mereka turun, pengendara berbaju hijau (si sopir) membuka jok motor agar wanita jaket hitam berbaju garis - garis (si pembonceng) bisa mengambil dompetnya.
Saat wanita baju hitam meletakkan helm pink di spion, si penjambret melakukan aksinya merebut dompet secara paksa.
Rekan setim penjambret menunggu di belakang dengan motor agar kawannya mudah saat kabur.
Namun, the power of emak - emak pun muncul. Kedua korban jambret lari mengejar tersangka demi mempertahankan dompet kesayangan. Mereka melakukan perlawanan, lari mengejar kemudian menarik baju penjambret sampai motornya terjatuh.
Kedua penjambret kocar - kacir, seorang lari ke arah pertokoan dan seorang lainnya kabur ke jalanan.
Bak sudah jatuh tertimpa tangga, beberapa orang termasuk petugas keamanan datang memburu dua orang pejambret. Alhasil, penjambret terciduk tak berdaya saat mencoba kabur.
Malang diraih, dompet tak didapat.
Sebuah pesan muncul bagi pengendara di jalanan atau di parkiran untuk lebih hati - hati dan waspada dengan oknum tidak bertanggung jawab. Lakukan perlawanan jika dibutuhkan. (*)
Terkini
- GIVI Rilis Delapan Produk Baru di IMOS 2025, Bikin Motoran Semakin Praktis
- Yamaha Rayakan Miliarder di IMOS 2025, Wujudkan Impian Konsumen Setia
- IMOS 2025 Pamerkan Inovasi Roda Dua dan Jadi Wadah Komunitas Otomotif
- GIVI Indonesia Siapkan Produk Terbaru di IMOS 2025, Siap Goda Para Pecinta Roda Dua
- Honda BeAT Baru dan Rebel 1100 Jadi Andalan AHM di GIIAS 2025