Kamis, 16 April 2026
Manuel Jeghesta Nainggolan : Kamis, 16 April 2026 | 15:30 WIB

Mobimoto.com - AION V menunjukkan taji di pasar otomotif nasional dengan performa penjualan yang stabil pada kuartal pertama 2026. Berdasarkan data wholesale GAIKINDO, SUV listrik ini berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 238 unit pada Maret 2026 yang memperkuat posisinya di segmen C-SUV EV Indonesia.

Capaian tersebut membuktikan bahwa konsumen di kota-kota besar mulai beralih ke pilihan yang lebih rasional dengan mempertimbangkan teknologi serta nilai kepemilikan jangka panjang. Seluruh unit AION V yang dipasarkan saat ini merupakan hasil rakitan lokal atau Completely Knocked Down yang memberikan kepastian ketersediaan unit serta layanan purna jual yang lebih terjamin bagi pelanggan.

“Kami melihat bahwa konsumen saat ini semakin memahami value kendaraan listrik secara menyeluruh. CKD bukan hanya soal harga, tetapi juga tentang kepastian, mulai dari ketersediaan unit, kemudahan servis, hingga nilai jangka panjang,” Andry Ciu selaku CEO GAC Indonesia, Kamis (16/4/2026).

Mobil listrik ini menawarkan spesifikasi mumpuni dengan jarak tempuh mencapai 602 km berkat dukungan baterai LFP 75,3 kWh. Salah satu fitur unik yang menjadi daya tarik utama adalah kehadiran kulkas di dalam kabin dengan tiga mode pengaturan yaitu pembeku, pendingin, serta pemanas untuk kenyamanan selama perjalanan jauh.

“Di tengah ketidakpastian harga energi global, kami melihat pergeseran mindset konsumen ke arah efisiensi jangka panjang. AION V hadir sebagai solusi yang tidak hanya menawarkan teknologi dan kenyamanan, tetapi juga memberikan nilai ekonomis yang lebih kompetitif untuk penggunaan jangka panjang,” tambah Andry Ciu.

Dari sisi keselamatan AION V sudah dilengkapi fitur ADAS Level 2 seperti lane keeping assist hingga adaptive cruise control. Dengan harga mulai dari Rp 465 juta OTR Jakarta, kendaraan ini menjadi representasi mobilitas cerdas yang efisien bagi masyarakat modern yang mengutamakan keberlanjutan.

BACA SELANJUTNYA

Kejar Target Kendaraan Listrik, Apakah Infrastruktur di Indonesia Sudah Mapan?