mobimoto.com - Suzuki Indonesia menargetkan 8,5 persen pasar mobil nasional di 2025 setelah sebelumnya berhasil menutup 2024 dengan capaian 7,8 persen dari total market di Tanah Air.
Dari angka yang ditargetkan, Suzuki Carry diprediksi masih akan menjadi penopang penjualan di 2025.
“Sudah pasti 50 persen berasal dari kendaraan komersial dalam hal ini Suzuki Carry. Sementara untuk mobil penumpang juga 50 persen yang terdiri dari beberapa model,” ujar Randy R. Murdoko, Dept. Head 4W Sales PT Suzuki Indomobil Sales, di Jakarta, (17/1) malam.
Untuk segmen kendaraan penumpang Suzuki, dirinya mengungkap varian hybrid saat ini menjadi model yang cukup diminati oleh konsumen.
“Harapannya jumlahnya akan terus bertambah seiring sesuai target zero emision dari pemerintah,” kata Randy
Untuk tetap kompetitif di industri otomotif, Suzuki melakukan persiapan yang tidak main-main sepanjang tahun ini.
Selain sudah mempersiapkan model baru dan produk penyegaran, Suzuki juga menggelontorkan tambahan investasi sebesar Rp 5 Triliun.
Dana tersebut rencananya akan difokuskan untuk belanja peralatan baru. Hal ini penting karena pabrikan bisa melakukan banyak pengembangan produk.
“Investasi Rp 5 triliun ini akan digunakan untuk berinvestasi ke belanja peralatan produksi seperti alat dan dice,” ungkap Shodiq Wicaksono, Managing Director PT Suzuki Indomobil Motor.
Dengan besarnya dana yang disiapkan tentu diharapkan Suzuki bisa lebih optimal dalam memproduksi kendaraan.
Terkini
- 8 Penyebab Mobil Brebet Saat Digas dan Solusinya untuk Pengendara
- Menperin Targetkan TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen Pada 2030
- Demi Karakter Ikonik, Pabrikan Menolak Hadirkan Suzuki Jimny EV
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155