mobimoto.com - Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa Dokter Tirta mengalami peristiwa yang sangat apes. Mobil BMW E60 yang dikendarainya dibobol maling dengan modus pecah kaca.
Hal ini terjadi pada Senin (4/5//2020) kemarin, tepatnya di daerah Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. Ia pun mengunggah insiden tersebut dalam akun media sosial miliknya.
Pencurian dengan modus pecah kaca bukanlah hal baru dan bisa terjadi terhadap siapa saja serta di mana saja.
Cara kerja modus pecah kaca mobil ini memang terbilang cepat, bahkan si pemilik pun sampai tidak mendengar ketika mobilnya dibobol.
Lalu, bagaimana cara mencegah terjadinya pencurian mobil dengan modus pecah kaca?
Berikut beberapa tips untuk mencegah terjadinya pencurian dengan modus pecah kaca mobil dikutip dari toyota.astra.co.id.
1. Tidak Menutup Kaca Secara Penuh saat Parkir
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan pencurian yang tidak diinginkan.
Selain itu, jika parkir mobil di siang hari, kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 cm sebagai jalur sirkulasi udara. Pelaku pencurian pun tidak bisa memecahkan kaca dengan pecahan busi.
2. Pasang Alarm Mobil
Sangat penting untuk pasang alat pengaman seperti sensor tambahan, alarm ganda, atau electrical cut. Hal ini perlu dilakukan untuk mobil yang belum disematkan fitur Immobilizer dalam mencegah mobil dibawa kabur juga oleh para pelaku kejahatan.
3. Pakai Kaca Film
Menggunakan kaca film yang sulit terlihat dari luar, tetapi tetap perlu diperhatikan visiabilitas pengendara. Seperti kita diketahui, 60 persen bagian dari mobil merupakan kaca mobil.
4. Simpan Barang di Tempat Aman
Untuk menjamin keamanan barang di dalam mobil, kalian bisa menyimpan barang berharga di tempat tertutup dalam kendaraan.
Manfaatkan kompartemen tertutup seperti glove box, laci, atau bagasi, serta juga bisa manfaatkan tray penutup di bagasi bagi pemilik mobil SUV (Sport Utility Vehicle) atau hatchback.
Jika tidak tersedia tempat atau kompartemen tertutup yang memadai, barang berharga bisa disimpan di kolong jok mobil, atau ditutupi dengan benda gelap agar dari luar mobil terlihat samar.
5. Parkir di Tempat Terbuka
Selain itu, saat parkir di tempat umum, sebaiknya mobil diparkirkan di tempat yang cukup ramai dan mudah dipantau oleh pemilik mobilnya.
Memang sebaiknya hindari parkir di tempat yang jauh dari keramaian atau sepi, khususnya di malam hari. Hal yang terpenting yakni menghindari parkir di tempat gelap.
Ingat slogan Bang Napi, "Kejahatan bukan semata-mata karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah!"
Terkini
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
- VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
- Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Wuling Darion, Mobil Keluarga dengan Pilihan EV dan PHEV
- Wuling Darion Meluncur, MPV Elektrik Pilihan Keluarga Modern Indonesia
- Begini Cara VinFast Ciptakan Pasar EV yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan