mobimoto.com - Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan dikabarkan bakal menghentikan produksi mobilnya di Indonesia.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari rencana reorganisasi dari perusahaan tersebut secara global.
Dilansir dari Reuters, langkah ini juga merupakan rencana lanjutan usai hengkangnya Datsun dari tanah air.
Hal ini disebabkan karena penjualan pabrikan terbesar kedua di Jepang tersebut turun drastis.
Rencananya, produksi mobil ini bakal diambil alih perusahaan yang satu kongsi dengan Nissan, yakni Mitsubishi.
Namun hal ini tentu membuka peluang bagi Toyota dan Honda untuk mengeruk ceruk pasar yang ditinggalkan pembuat dari Grand Livina tersebut.
Saat ini, pangsa pasar tanah air dikuasai oleh Toyota dan 'saudaranya', Daihatsu sebanyak 40%.
Sebelumnya, bos Nissan Carlos Ghosn juga sempat tersandung kasus yang membuatnya diburu karena kasus penyalahgunaan aset serta berbohong terkait pendapatan pribadinya.
Namun beberapa sumber menyebutkan bahwa Nissan saat ini masih menjamin layanan purna jual terkait produk-produk mereka.
Terkini
- 8 Penyebab Mobil Brebet Saat Digas dan Solusinya untuk Pengendara
- Menperin Targetkan TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen Pada 2030
- Demi Karakter Ikonik, Pabrikan Menolak Hadirkan Suzuki Jimny EV
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155