mobimoto.com - Kampanye recall perlu dilakukan agar sebagai layanan aftersales untuk pemilik kendaraan. Toyota kali ini kedapatan melakukan recall lagi.
Seperti diberitakan Reuters, Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan recall untuk mobil Toyota di seluruh dunia. Sebanyak 3,2 juta unit mobil Toyota harus di-recall karena adanya masalah serius.
Toyota menemukan masalah pada pompa bahan bakar (fuel pump) di beberapa unit mobilnya. Masalah ini menyebabkan mesin mobil bisa mati tiba-tiba.
Awalnya, pada Januari 2020 Toyota mengatakan akan menarik 696 ribu unit mobil di Amerika Serikat dengan pompa bahan bakar yang berpotensi mati mendadak dan menyebabkan mesin mogok. Dealer akan mengganti pompa bahan bakar dengan yang baru.
Toyota mulai menyelidiki masalah pompa bahan bakar. Namun, laporan Reuters tidak menyebutkan secara rinci mobil apa saja yang terkena dampak masalah fuel pump ini.
Toyota melaporkan kepada Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) pada Januari bahwa pihaknya mendapat 66 laporan di lapangan dan 2.571 klaim garansi yang berkaitan dengan recall ini.
Pemilik mobil komplain soal mesin yang kasar, tidak bisa dinyalakan, hingga kehilangan tenaga saat kecepatan rendah. Toyota mengatakan laporan itu terjadi lebih umum di daerah Amerika Serikat bagian selatan dengan iklim yang lebih hangat.
Insiden recall sebelumnya pernah dilakukan Toyota pada awal tahun ini. Sebanyak 6 model terkena dampak recall yakni Camry, Camry Hybrid, RAV4, RAV4 Hybrid, Avalon Hybrid, dan Lexus ES 300h.
Terkini
- 8 Penyebab Mobil Brebet Saat Digas dan Solusinya untuk Pengendara
- Menperin Targetkan TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen Pada 2030
- Demi Karakter Ikonik, Pabrikan Menolak Hadirkan Suzuki Jimny EV
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155