mobimoto.com - Akibat virus corona, pasokan part dari China untuk Honda mulai terhambat. Hasilnya, Honda mulai mengurangi produksi di beberapa pabrik.
Menurut seorang eksekutif di pemasok suku cadang Honda, komponen yang tersendat tersebut seperti rem dan pintu dalam beberapa pekan terakhir.
Nikkei Asian Review melaporkan bahwa Honda akan mengurangi output beberapa ratus kendaraan di dua pabriknya di Prefektur Saitama. Pemotongan diharapkan berlangsung selama beberapa hari mulai awal bulan ini.
Pabrik-pabrik tersebut membuat Honda Vezel SUV dan Honda Odyssey. Namun belum ada kabar mengenai stok dari Honda akibat pengurangan produksi ini.
Kedua pabrik tersebut bukanlah satu-satunya lokasi yang terkena dampak coronavirus. Honda mengoperasikan tiga pabrik di Wuhan, Cina, kota yang menjadi pusat wabah corona virus ini.
Pabrik tersebut bisa dipastikan belum dapat beroperasi hingga bulan Maret 2020 ini. Hal tersebut dikarenakan masih belum kondusif.
Honda tidaklah sendiri, banyak pabrikan mobil lain yang juga terkena dampak dari serangan virus corona ini. Seperti contohnya Nissan dan Mazda yang juga bermasalah juga dalam produksi.
Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119
Terkini
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
- VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
- Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Wuling Darion, Mobil Keluarga dengan Pilihan EV dan PHEV
- Wuling Darion Meluncur, MPV Elektrik Pilihan Keluarga Modern Indonesia