mobimoto.com - General Motors (GM) terus melakukan perombakan untuk menstabilkan keuangan mereka. Setelah mereka mencabut pabrikan di Indonesia, Thailand, dan Australia, kini mereka menyuntik mati merek mobil Holden.
Pabrikan mobil asal Australia harus mengakhiri perjalanan berkiprah di dunia otomotif karena mandat dari GM sendiri.
GM mengumumkan keputusan untuk mematikan Holden pada akhir pekan kemarin. Langkah tersebut menjadi bagian dari rencana besar GM yang memutuskan mundur dari pasar Australia dan Selandia Baru.
Hal ini dikarenakan mereka lebih memilih fokus pada pengembangan mobil listrik dan mobil otonom.
Dikutip dari CNN, GM akan efektif menghentikan aktivitas operasional Holden pada tahun 2021. Untuk diketahui, di tahun itu Holden akan merayakan hari jadinya yang ke 160.
"Saya sudah sering mengatakan kalau kami akan melakukan hal yang tepat, meski itu sulit dilakukan. Dan ini (penutupan Holden) adalah salah satunya," terang Presiden Eksekutif GM, Mary Barra, pada BBC.
Holden pertama berdiri pada 1856 sebagai pabrik pembuat sadel, untuk kemudian mulai memproduksi kendaraan pada 1908. GM kemudian datang dan melakukan akuisisi 1931.
Goodbye Holden!
Terkini
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
- VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
- Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Wuling Darion, Mobil Keluarga dengan Pilihan EV dan PHEV
- Wuling Darion Meluncur, MPV Elektrik Pilihan Keluarga Modern Indonesia
- Begini Cara VinFast Ciptakan Pasar EV yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan