Senin, 14 Oktober 2019
Angga Roni Priambodo | Praba Mustika : Rabu, 09 Oktober 2019 | 10:00 WIB

Mobimoto.com - Modus nakal berujung pemerasan di Puncak, Bogor, Jawa Barat kembali terjadi. Modus lama ini mengincar pemobil awam dan mudah panik.

Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Roy membagkan pengalaman pemobil, yang pernah dikerjai dengan modus menyiram oli bekas dengan campuran belerang ke rem mobil.

"Sampe di tengah perjalanan, tepatnya di depan PLN Cisarua (tercium) bau hangus menyengat dari dalam masin. Keluar asap tebal seperti mobil mau kebakar. Kayaknya pirodo (kampas) kopling hangus kebakar. Akhirnya berhenti dulu mau ngecek mesin, kap mobil dibuka dan asap ngepul kayak kebakaran," katanya.

Awalnya si pemobil mengaku panik atas kejadian yang menimpanya. Namun tak berapa lama ia langsung teringat modus operandi yang memang biasa terjadi di daerah Puncak.

"Kacau, baru aja nyetir, kampas kopling rusak, padahal bawa Innova tahun muda. Tapi dalam hati udah feeling jalan Puncak - Cisarua suka ada komplotan bengkel modus yang suka nyemprotin oli bekas ke rem cakram yang ada di ban depan, dan entah apa campurannya mobil bisa seperti kayak kebakaran," imbuhnya.

Rem Mobil Korban Modus Bengkel Bayangan di Puncak Bogor. (Facebook/Roy)

"Nggak ada angin, nggak ada hujan, nggak ada yang ngundang juga tahu-tahu datang terus nyenterin mesin mobil dan bilang 'Koplingnya kebakar, pak' Ah diemin aja, nggak diladenin. Setelah dicuekin akhirnya malu, terus pergi sendiri,"

Ia pun menambahkan "Untuk teman-teman, hati-hati dan kenali komplotan ini biar nggak kena tipu kalau nyetir ke Puncak - Ciloto sampai Cisarua. Komplotan ini banyak beroperasi di sana, modusnya nyemprot oli bekas ke rem dengan campuran belerang biar asepnya banyak,"

Roy juga mengingatkan untuk tidak meladeni montir gadungan tersebut karena malah akan mengacak-acak mesin, membuat seolah mobil jadi rusak.