Sabtu, 24 Agustus 2019
Angga Roni Priambodo | Praba Mustika : Jum'at, 09 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Mobimoto.com - Belakangan ini kualitas udara di Jakarta jadi sorotan karena disebut semakin memburuk. Melihat situasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun akan melakukan pembatasan usia mobil, yaitu mobil berusia lebih dari 10 tahun tidak boleh beroperasi lagi. Usulan ini pun mendapat banyak tentangan, salah satunya dari ketua VW Beetle Club Jakarta.

Pembatasan usia mobil itu seperti dijelaskan dalam Instruksi Gubernur DKI jakarta Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Pada Instruksi Gubernur itu, Anies Baswedan mengatakan "Memperketat ketentuan uji emisi seluruh kendaraan pribadi mulai pada tahun 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2025,"

Hal ini pun menghebohkan komunitas mobil tua, terutama yang bertempat tinggal di Jakarta, salah satunya adalah Ario Setiantoro, selaku ketua VW Beetle Club Jakarta yang bahkan memperingati agar Anies Baswedan bersiap-siap mendapat penentangan terbesar.

Lewat jejaring Facebook, Ario mencurahkan unek-uneknya terkait Instruksi Gubernur pembatasan usia mobil.

"Yth Bp Anies Baswedan. Saya Ario, Asosiasi Volkswagen Indonesia korwil Jabodetabekbanten dan Ketua Volkswagen Beetle Club Jakarta. Secara pribadi dan mewakili semua sahabat-sahabat saya pecinta mobil klasik, regardless merek dan usia, menyatakan amat sangat berkeberatan atas wacana pembatasan kendaraan di atas 10 tahun di DKI Jakarta," kata Ario.

Ario menganggap pembatasan usia mobil tanpa dasar hukum yang kuat dan terkesan semena-mena "Karena menurut kami rencana itu tanpa dasar hukum yang kuat dan terkesan semena-mena. Tidak semua dari kami mampu membeli dan memiliki mobil baru usia muda dan suatu rezeki yang amat tinggi nilainya apabila kami masih merawat ataupun mewarisi mobil klasik karena banyak dari kami yang memiliki urat 'built not bought',"

Ketua VW Club Indonesia Angkat Bicara Soal Pembatasan Usia Mobil di Jakarta. (Facebook/Aio Setiantoro)

Sementara itu di kolom komentar, warganet memberikan masing-masing pandangannya terkait pembatasan usia mobil di Jakarta.

"Yang bener itu nggak asal lihat umur kendaraan, tapi bener seperti isi surat itu. Semua dilakukan dengan uji emisi juga, kalau uji emisi lolos ya kenapa tidak dibiarkan? Itu kalau menurut saya, sih," tulis Dewa.

"Barang lama diputihan, eh yang tiap hari keluar produksi lanjut terus. Yang bener mah membatasi jumlah produksi mobil baru." Ujar Gusti.