Mobimoto.com - Tesla Incorporation, sebagai perusahaan otomotif untuk tunggangan berbakar non emisi, menyematkan fitur autopilot kepada produk-produknya. Fungsinya menjadi kontrol bagi kendaraan racikannya, termasuk Tesla Model 3 agar dapat melaju secara otomatis.
Adapun aplikasi teknologinya, seperti dikutip dari Ubergizmo, produsen kendaraan roda empat asal Amerika Serikat ini memanfaatkan teknologi sensor atas tunggangan. Hasilnya, mobil-mobilnya bisa terus berjalan di jalurnya tanpa perlu arahan dari pengemudi.
Meski terlihat canggih, ternyata para insinyur Tesla masih memiliki pekerjaan rumah untuk melakukan peningkatkan fitur autopilot ini. Pasalnya, belum lama berselang, para peneliti dari Tencent Keen Security Lab berhasil menemukan kelemahan dari sistem autopilot Tesla.
Mereka melakukan percobaan dengan mengecoh sebuah produk Tesla tanpa harus merusak sistem. Caranya menggunakan stiker, yang ditempelkan ke permukaan jalan. Hanya dengan sepele seperti ini, ternyata sistem autopilot Tesla langsung kacau dan melaju tidak sesuai jalur.
Para insinyur lantas menambahkan noise pada marka jalan untuk menipu sistem sehingga kendali autopilot akan berpikir bahwa tidak ada jalur. Kemudian, stiker kembali ditambahkan dan hasilnya tunggangan Tesla bisa dikelabui untuk tidak masuk ke jalur yang berlawanan.
Kesimpulan dari uji coba peretasan ini adalah untuk membuktikan bahwa ternyata masih ada celah bagi pelaku kejahatan untuk beraksi atas produk-produk Tesla. Tak perlu bersusah-payah menjemput produk ini ke rumah-rumah pemiliknya, namun cukup mengarahkan mobil ke tempat yang mereka inginkan.
Sehingga kehati-hatian atas penggunaan produk Tesla perlu ditingkatkan.
Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan.
Berita Terkait
-
AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
-
iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
-
VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
-
Kejar Target Kendaraan Listrik, Apakah Infrastruktur di Indonesia Sudah Mapan?
-
Mobil Listrik Polytron Mulai Diproduksi di Purwakarta, Terapkan Standar Tinggi
-
Vinfast Akan Luncurkan Mobil Khusus untuk Indonesia di GIIAS 2025
-
Xpeng Resmi Produksi Mobil di Purwakarta, Pertama di luar China
-
Keren dan Canggih, Ini AION UT Calon Penantang Wuling Cloud di Indonesia
-
Resmi Meluncur di Indonesia, Harga GWM Ora 03 Mulai Rp300 Jutaan
-
Vinfast VF6 Diluncurkan, SUV Listrik Terbaru dari Vietnam
Terkini
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
- VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
- Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Wuling Darion, Mobil Keluarga dengan Pilihan EV dan PHEV
- Wuling Darion Meluncur, MPV Elektrik Pilihan Keluarga Modern Indonesia
- Begini Cara VinFast Ciptakan Pasar EV yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan
- Dorong Proyek Energi Terbarukan: Mampukah VinFast Mempercepat Transisi Energi di Indonesia?
- Kejar Target Kendaraan Listrik, Apakah Infrastruktur di Indonesia Sudah Mapan?
- Kejar Revolusi Kendaraan Listrik Dunia, Begini Langkah VinFast Angkat Derajat Asia Tenggara
- Komparasi Fitur Canggih : Honda ADV160 vs Yamaha NMAX 155