mobimoto.com - Kia Motors yang merupakan sebuah perusahaan afiliasi dari Hyundai Motors, termasuk dalam sektor produksi dan pemasarannya di China. Hyundai Motors sendiri, saat ini kabarnya tengah mempertimbangkan untuk menunda produksi di pabrik tertuanya di Negeri Tirai Bambu.
Produksi kendaraan Kia Motors di China dibuat berdasarkan kerja sama dengan Dongfeng Motor Group--di Indonesia dengan nama DFSK atau Dongfeng Sokonindo--serta Jiangsu Yueda Investment. Ketiganya menjalankan tiga pabrik di Provinsi Jiangsu, China.
Dengan kondisi turunnya permintaan dari pasar otomotif China, Kia Motors disebut-sebut akan menghentikan produksi di pabrik utamanya yang berada di negara itu, sehingga bisa meningkatkan daya saing.
Dikutip dari Reuters (16/3), penghentian produksi ini menjadi salah satu strategi pabrikan dalam mengatasi produksi berlebih atau over production. Lebih konkret lagi untuk diaplikasikan, mengingat permintaan terhadap produk Kia Motors tengah mengalami penurunan.
Dengan langkah ini, produsen mobil asal Korea Selatan itu bakal membatasi stok kendaraan serta menyiapkan strategi produksi baru.
Saat ditanyakan kebenaran kabar penghentian produksi ini, Kia Motors menyatakan bahwa pihaknya memang tengah mengatur strategi baru. Perusahaan itu menyebutkan masih meninjau rencana tertentu dalam meningkatkan daya saing di China.
Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan.
Terkini
- 8 Penyebab Mobil Brebet Saat Digas dan Solusinya untuk Pengendara
- Menperin Targetkan TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen Pada 2030
- Demi Karakter Ikonik, Pabrikan Menolak Hadirkan Suzuki Jimny EV
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155