Rabu, 20 November 2019
Tinwarotul Fatonah | Cesar Uji Tawakal : Minggu, 27 Januari 2019 | 10:00 WIB

Mobimoto.com - Kecepatan tinggi dari kendaraan saat menerjang hujan di jalanan merupakan dua 'bahan baku' utama untuk menciptakan situasi yang bernama aquaplaning. Untuk itu penting bagi seorang pengendara agar mengurangi kecepatan kendaraan, biar tidak terjadi hal seperti di bawah ini.

Berikut ini merupakan sebuah video yang 'mendemonstrasikan' bahaya dari aquaplaning. Simak videonya.

Dalam video tersebut, tampak sebuah mobil SUV berwarna putih melesat kencang di jalanan saat hujan. Lalu beberapa saat kemudian mobil tersebut terlihat hilang kendali sehingga menabrak dinding pembatas. Diduga mobil tersebut mengalami aquaplaning.

Aquaplaning atau hydroplaning merupakan kondisi di mana ban kehilangan traksi atau daya cengkeram ke aspal yang diakibatkan adanya air atau genangan. Pada aquaplaning, jika kendaraan yang melintas dengan kecepatan cukup tinggi, apalagi genangannya cukup dalam, maka ban kendaraan seolah-olah mengambang untuk beberapa milidetik.

Menurut pengakuan beberapa netizen, sangat disarankan bagi mobil yang sedang melintas di jalanan saat hujan, khususnya jalan tol untuk ekstra waspada jika berada di lajur kanan. Menurut mereka sisi kanan jalan tol lebih banyak terdapat genagan air.

''Kalo laju ditol kalo mau jalan kencang jgn dikanan karena banyak genangan air,'' ujar akun bernama Hendro di kolom komentar.

''Pernah ngalamin mbah pake wagon r ags, ditol jagorawi agak nikung nganan tiba-tiba ada genangan air mobil serasa ngedrift, otomatis dari gigi 5 pindah ke gigi 1. Alhamdulillah lgsg pelan/ngerem sendiri mobilnya,'' ujar Dul Roim-nya Ria.

Jadi, jangan ngebut ya, Sob! Khususnya saat hujan di jalan tol.