mobimoto.com - Mobil Super SUV terbaru Lamborghini, Urus, berhasil menyita perhatian para pecinta otomotif. Terobosan Lamborghini yang membuat mobil SUV dengan performa mobil sport, sepertinya tidak begitu diminati oleh para kompetitor. Susul McLaren, Bugatti juga tidak ingin memproduksi mobil SUV.
Merayakan ulang tahun ke-110, Bugatti akan menyelenggarakan grand tour di kota kelahiran Ettore Bugatti (pendiri Bugatti) sekaligus menandai diproduksinya Bugatti Divo edisi paling terbatas.
CEO Bugatti, Stephan Winkelmann, mengatakan tidak ingin mengikuti jejak Lamborghini yang memproduksi mobil SUV performa tinggi. Malah, menurut Winkelmann, memproduksi mobil SUV tidak akan memberikan nilai lebih.
''Tidak akan ada mobil SUV dari Bugatti. Mobil SUV tidak merepresentasikan merek serta sejarah yang kami punya.'' Tegas Winkelmann seperti dilansir Road and Track.
Meski dipastikan tidak memproduksi mobil SUV, tapi Winkelmann tidak mengatakan kalau Bugatti hanya akan memproduksi supercars saja. Isunya, Bugatti ingin memproduksi mobil sedan mewah.
Terkini
- 8 Penyebab Mobil Brebet Saat Digas dan Solusinya untuk Pengendara
- Menperin Targetkan TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen Pada 2030
- Demi Karakter Ikonik, Pabrikan Menolak Hadirkan Suzuki Jimny EV
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155