mobimoto.com - Curah hujan tinggi menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Indonesia, seperti di sebuah ruas jalan Riau. Karena membahayakan, berbagai kendaraan tak bisa lewat jalan tersebut.
Sebuah solusi kemudian ditemukan agar pengendara motor tetap bisa melintas, yaitu dengan memanfaatkan jasa angkut. Banyak pengendara yang kemudian memilih cara tersebut karena tak ada pilihan lain.
Pun jika memilih cara itu, mereka harus mengeluarkan kocek lebih. Seperti yang diungkap dalam unggahan akun Facebook Reno Ibrahim pada Rabu (19/12).
''Untuk roda dua di kenakan tarif Rp 60.000, sedangkan mobil dikenakan tarif Rp 500.000,'' tulisnya.
Tak hanya tulisan, Reno Ibrahim juga membagikan foto kondisi Jalan Lintas Timur KM 83 Pelalawan, Riau. Terlihat dua truk melaju berlawanan, sedangkan sebuah truk bermuatan motor dan manusia tampak sesak.
Para pengendara tersebut berdiri di bak truk menjaga kendaraan kesayangan. Tapi yang cukup menarik perhatian yakni dua pengendara yang ada di belakang.
Karena saking sesaknya, dua orang pengendara rela duduk 'mengambang' di atas papan yang dihubungkan dengan bak truk. Keduanya kompak duduk menyamping seperti saat naik motor. Seorang emak-emak bahkan rela memegang bagian belakang bak truk agar tidak terjatuh.
Namun begitu, netizen malah menyoroti biaya jasa angkut di sana. Banyak dari mereka yang menganggap tarifnya terlalu mahal.
''Saya berenang saja. Habis mahal, tak bisa dinego,'' tulis Nora Yudy.
''Yang betul saja, untuk mobil Rp 500 ribu, kalau PP Rp 1 juta,'' Fischa Ngessot.
Terkini
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
- VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
- Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Wuling Darion, Mobil Keluarga dengan Pilihan EV dan PHEV
- Wuling Darion Meluncur, MPV Elektrik Pilihan Keluarga Modern Indonesia