mobimoto.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, Volskwagen (VW) resmi menggandeng Ford untuk mengembangkan kendaraan niaga (light commercial vehicle). Namun kerja sama ini bukan berarti merger untuk kedua perusahaan tersebut.
Menurut VW, kedua perusahaan hanya akan bekerja sama dalam pengembangan kendaraan niaga saja. Selebihnya, mereka tetap berkompetisi dalam pasar kendaraan penumpang.
Tapi menurut Herbert Diess selaku CE dari VW Group mengatakan bahwa ke depannya, tidak menutup kemungkinan untuk VW dan Ford akan memperluas kerja sama di hal lain.
Saat ini, VW Group sendiri tengah melakukan investasi dalam pengembangan kendaraan elektrik, kendaraan otonom dan teknologi terintegrasi untuk produk mereka di masa depan.
Setidaknya, VW Group menyiapkan dana sebesar Rp 734 Triliun untuk mewujudkan target mereka. Lebih spesifik lagi, mereka mengalokasikan dana sekitar Rp 500 Triliun untuk pengembangan kendaraan elektrik, termasuk pengembangan platform dan mesin hingga infrastruktur.
Perihal skandal Dieselgate, Herbert Diess juga mengatakan bahwa VW Group merencanakan efisiensi produksi dengan target 30 persen pada tahun 2025.
Meskipun menganggarkan dana yang cukup besar untuk pengembangan kendaraan elektrik, namun perusahaan yang berbasis di Berlin, Jerman ini tidak begitu saja meninggalkan produksi kendaraan dengan bahan bakar fosil. Setidaknya dalam beberapa tahun ke depan.
Tag
Terkini
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155
- VinFast Tantang Arus Pasar: Cara Baru Membuat Mobil Listrik Lebih Terjangkau dan Dipercaya
- Mengintip Lebih Dekat Spesifikasi Wuling Darion, Mobil Keluarga dengan Pilihan EV dan PHEV
- Wuling Darion Meluncur, MPV Elektrik Pilihan Keluarga Modern Indonesia