mobimoto.com - Di Indonesia, DFSK baru saja meluncurkan mobil pertamanya DFSK Glory 580 pada Sabtu (21/7) setelah sebelumnya diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.
Walau baru meluncurkan satu produknya, DongFeng Sokon (DFSK) telah mempersiapkan diri untuk mengikuti regulasi pemerintah soal kendaraan berbahan bakar rendah emisi (LCEV).
Target pemerintah adalah pada tahun 2025, low carbon emission vehicle (LCEV) produksi dalam negeri bisa mencapai 20 persen.
DFSK sendiri telah memiliki pabrik di Banten yang diklaim mampu memproduksi 50.000 unit per tahun.
Kiprah DongFeng Motors (DFM) di Asia, Eropa bahkan Amerika memang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Di Asia, mereka tercatat berkolaborasi dengan Kia, Nissan dan Jepang. Sementara dari benua biru ada PSA Peugeot-Citroen dan Renault.
Untuk mengembangkan kendaraan listrik, Sokonindo Automobile tengah menjalankan kerja sama dengan SF Motors, yang juga sedang mengembangkan kendaraan listrik.
Tapi, DFSK masih ingin melihat dulu bagaimana kondisi pasar di Indonesia. Apakah sudah dibutuhkan masyarakat atau belum.
Pabrik DFSK di Indonesia dikabarkan sudah menggunakan teknologi tinggi untuk membuat mobil berbasis elektrik.
Terkini
- 8 Penyebab Mobil Brebet Saat Digas dan Solusinya untuk Pengendara
- Menperin Targetkan TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen Pada 2030
- Demi Karakter Ikonik, Pabrikan Menolak Hadirkan Suzuki Jimny EV
- AION V Raih Penjualan Positif di Segmen SUV Listrik Berkat Keunggulan Produksi Lokal
- iCAR V23 Siap Gebrak Pasar Mobil Listrik dengan Otak Canggih Snapdragon 8155