Kamis, 13 Juni 2024
Cesar Uji Tawakal : Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:22 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Mobimoto.com - Mengawali MotoGP Austria 2022 di tengah kepungan Ducati, Fabio Quartararo sukses menempati posisi kedua dan memperpanjang jarak dengan Aleix Espargaro.

Juara dunia MotoGP 2021 itu bisa mematahkan anggapan bahwa Red Bull Ring Austria adalah trek yang selalu jadi momok untuk Yamaha.

Dilaporkan oleh Crash, Quartararo sempat dibuat takjub dengan keunggulan motor rival dari tim 'merah' di lintasan yang kerap dimenangi Ducati tersebut.

"Di trek ini, saya awalnya memperkirakan kami akan mengalami kesulitan dan mendapatkan hasil yang lebih buruk dari ini (runner-up). Ketika saya mulai tancap gas (gear awal), saya masih bisa bersaing dengan Jack Miller, tetapi dengan kecepatan. yang tertinggi, saya keteteran," kata Fabio.

"Tentu saja Ducati kuat. Anda bisa memberikan motor terbaik, tapi jika pebalapnya rata-rata maka hanya motor yang bisa Anda andalkan di trek," tambahnya.

Fabio Quartararo saat jadi juara dunia MotoGP 2021. (Instagram)

Rekan setim, Franco Morbidelli juga mengatakan keberhasilannya dalam berkompetisi serupa tidak dipengaruhi oleh gaya balapnya.

“Saya tidak merasa seperti pemenang di sini karena saya hanya mendapat 20 poin, setidaknya kami berhasil melakukan hal itu, terutama saat duel melawan Jack Miller dan Enea Bastianini," kata pembalap Yamaha itu.

"Ini hasil yang bagus dan saya lebih percaya diri dengan gaya balap saya, setelah dua hasil buruk sebelum bagus untuk kembali, saya bertarung seperti singa," pungkasnya.

BACA SELANJUTNYA

Walau Tak Dapat Tempat di Tim Pabrikan, Alex Rins Mengaku Tetap Senang Bisa Join LCR Honda, Ini Sebabnya