Rabu, 17 Agustus 2022
Cesar Uji Tawakal : Selasa, 26 Juli 2022 | 14:19 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Mobimoto.com - Tim pabrikan Aprilia menikmati musim terbaiknya di MotoGP sejauh ini. Bayangkan, jika melihat hasil dua atau tiga musim sebelumnya, produser Aprilia bahkan sepertinya kesulitan naik ke podium, yang kini mereka lakukan dengan "mudah".

Di balik itu, bos Massimo Rivola mengatakan bahwa di paruh kedua musim MotoGP, dia khawatir dengan kemampuan lawannya untuk mencapai puncak.

Hanya saja, bukan Honda atau Ducati yang membuatnya khawatir, tapi KTM.

Dilansir dari Motorcycle Sports, ia juga ingin timnya siap meladeni tim "jingga" ini yang akan tampil garang tahun depan.

"Jujur, saya agak risau dengan potensi perkembangan KTM di musim 2023. Karena menurut saya mereka akan datang dengan mesin super," kata Rivola.

Tim pabrikan KTM MotoGP. (motogp.com)

"Saya tidak mengenal Kurt Trieb (perancang mesin KTM) secara pribadi, tapi saya yakin dia merencanakan sesuatu yang istimewa. Dan KTM memiliki mesin yang sangat bagus," tambahnya.

Berbeda dengan Aprilia, KTM saat ini sedang melalui musim yang agak rumit, apalagi semenjak ditinggalkan oleh Pol Espargaro.

Pabrikan Austria tersebut pada musim ini belum mampu stabil berebut barisan depan di seri-seri MotoGP.

Terlepas dari itu semua, pabrikan tersebut sudah memenangkan balapan dan naik podium pada 2022. Tak hanya itu, pebalap inti mereka, Brad Binder, juga memperebutkan posisi ke-5 klasemen Kejuaraan Dunia.

BACA SELANJUTNYA

Tak Kunjung Konsisten Tampil Apik pada MotoGP 2022, Francesco Bagnaia Mengaku Kesal