Kamis, 13 Juni 2024
Cesar Uji Tawakal : Rabu, 22 Juni 2022 | 19:22 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Mobimoto.com - Francesco Bagnaia mengakui dia mulai frustrasi setelah jarak poin di peringkat MotoGP melebar antara dia dan pemimpin klasemen Fabio Quartararo.

Dilansir dari Crash, pembalap pabrikan Ducati itu mengaku tidak mengerti apa yang terjadi saat dirinya jatuh saat MotoGP Jerman 2022.

"Saya mencoba mereka ulang apa yang terjadi dan saya tak tahhu bagaimana saya terjatuh, tapi yang jelas saya melakukan kesalahan," ucap pembalap yang sempat digadang-gadang menjadi kandidat peraih gelar juara dunia MotoGP tahun 2022 tersebut.

"Melihat data, sulit untuk dipahami, saya marah karena hal ini, saya sangat marah ketika terjatuh dan tak tahu sebabnya," imbuhnya.

"Mungkin semua motor saat ini hampir semua punya batas yang sama, jadi jika Anda mencoba sedikit melebihi batas, Anda terjatuh," lanjutnya.

Francesco Bagnaia saat di MotoGP Prancis 2022 (Instagram/pecco63)

Pembalap itu mengakui rivalnya, Fabio Quartararo, saat ini menjadi pembalap terbaik di lintasan.

Apalagi pria Italia ini sudah 4 kali gagal finis di musim ini, yang membuat peluang meraih gelar juara semakin tipis musim.

"Dia adalah juara bertahan, tentu saja ia adalah salah satu pembalap terbaik yang ingin menang, seperti Marc Marquez atau Valentino Rossi yang ingin memenangi semua balapan," pungkasnya.

BACA SELANJUTNYA

Lima Pembalap Legendaris MotoGP, Siapa Saja Selain Valentino Rossi?