mobimoto.com - Pelapisan ulang lintasan, pembersihan yang intens di sisa trek dan alokasi ban yang direvisi sejak tes pra-musim menjadi sedikit dari sekiab banyak faktor yang membuat MotoGP Indonesia sulit diprediksi.
Dilansir dari Crash, menurut Andrea Dovizioso, gelaran di Sirkuit Mandalika akan menjadi balapan yang 'asing' karena faktor-faktor tersebut.
Sebelumnya, pembalap Yamaha WithU RNF itu finis di urutan ke-19 pada tes pra-musim Mandalika, walau masih dalam jarak 0,830 detik dari pembalap terdepan.
Dia kembali setelah putaran seri balapan yang mengecewakan di Qatar, di mana dia finis ke-14 pada debutnya dengan M1 spek pabrikan.
Seperti pembalap tim pabrikan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, Dovizioso mengalami masalah ban saat membuntuti pembalap lain di Sirkuit Losail awal Maret lalu.
"Setelah putaran pertama yang tidak begitu mudah di Qatar, kami benar-benar bertujuan untuk melakukan hasil yang lebih kuat di Indonesia dan akan mencoba untuk menghindari kesalahan yang kami lakukan di Grand Prix pertama," ucap Dovizioso.
"Sirkuit Mandalika adalah trek baru untuk semua orang, di atas akan ada aspal baru dan ban baru dibandingkan dengan apa yang kami miliki selama tes di sana, jadi ini akan menjadi balapan yang aneh."
"Ngomong-ngomong, ini trek yang sangat bagus, jadi aku menantikan balapan di sana," pungkasnya.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar