Minggu, 19 Mei 2024
Cesar Uji Tawakal : Selasa, 22 Februari 2022 | 16:11 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Mobimoto.com - Tentu harus kita akui bahwa peran Michele Pirro, itu cukup penting. Test driver Ducati ini telah lama berjibaku dalam hal pengembangan sepeda motor.

Setelah satu dekade berjuang dengan tim yang identik dengan merah, beberapa musim MotoGP terakhir, Ducati mulai menunjukkan kekuatannya sebagai salah satu yang terkuat.

Bahkan pada tahun 2021, salah satu pebalap mereka, Francesco Bagnaia, nyaris menjadi juara dunia MotoGP. Sayangnya, pembalap Italia ini harus puas mengisi posisi kedua tahun itu.

Dilansir dari GP One, Pirro yang telah melihat banyak pebalap datang dan pergi dari Ducati mengatakan bahwa di masa lalu motor Ducati kurang kompetitif.

Ia mengatakan bahwa kekurangan ini berhasil ditutupi oleh juara dunia, Casey Stoner.

"Dari era Stoner hingga sekarang, saya bisa mengatakan banyak hal. Casey adalah orang yang bisa menutupi kekurangan motor dengan bakatnya," ucapnya.

"Beda dengan sekarang, di mana Ducati punya motor yang cocok untuk semua pembalap, Ducati telah membuat motor yang sederhana dan cepat," lanjutnya.

Pirro juga mengatakan bahwa kedatangan Jorge Lorenzo membuat Ducati punya hal baru yang bisa dijadikan bahan pengembangan.

Dengan banyaknya 'rahasia dapur' yang dipegang oleh Pirro yang ia serap dari banyak pembalap yang singgah di Ducati, tak heran jika ia pun sempat banyak dilirik tim lain.

"Saya mendapat tawaran dari tim lain, termasuk dari Yamaha, namun pada akhirnya saya bertahan," pungkasnya.

BACA SELANJUTNYA

Francesco Bagnaia Mengaku Tak Ingin Balapan di Usia Tua, Kenapa?