mobimoto.com - Jelang bergulirnya MotoGP 2020, Cal Crutchlow justru dibuat pusing oleh trio pembalap Spanyol. Datangnya Pol Espargaro ke Honda diprediksi bakal memicu adanya perubahan susunan line up pembalap.
Dilansir dari Visordown, Pol Espargaro diprediksi bakal duet dengan Marc Marquez di tim Repsol Honda.
Sementara itu, Alex Marquez bakal pindah ke tim LCR Honda dengan dukungan dari pabrikan secara penuh, yang mana membuat Crutchlow tergusur.
Terancam tak kebagian tempat, pembalap asal Inggris ini berujar bahwa timnya tengah menyusun rencana baru.
"Waktu bersama Honda cukup menyenangkan, kami meraih banyak hal bersama namun semua hal baik pasti akan berakhir," ungkap pembalap bernomor 35 tersebut.
"Saya telah meraih 19 podium di tim ini, namun Lucio (kepala tim LCR Honda,-red) saat ini punya 'menu' lain. Jika mereka tidak mengikat Takaaki Nakagami, mungkin saya punya peluang untuk bertahan namun peluang itu kecil," imbuhnya.
Saat ini, Honda belum resmi mengumumkan kedatangan dari Pol Espargaro. Namun KTM sudah menyatakan bahwa Espargaro sudah tak masuk rencana mereka musim depan, menandakan kepergiannya sudah paten.
Crutchlow menyiratkan bahwa ia tertarik untuk bergabung dengan Aprilia daripada harus pindah ke WSBK.
"Saya hanya ingin bersenang-senang. Ini bukan perkara uang dan mengembangkan RS-GP (motor balap tim Aprilia,-red) dengan Aleix Espargaro kelihatannya menyenangkan," tutur Crutchlow.
"Saya mengapresiasi peluang kembali ke WSBK, namun saya tak ingin kesana musim depan," pungkasnya.
Akankah pembalap ini menjadi pengganti Andrea Iannone yang terkena kasus doping?
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi