mobimoto.com - Pembalap Avintia Racing, Johann Zarco, baru-baru ini berujar bahwa dirinya ingin mengambil alih posisi Andrea Dovizioso di tim pabrikan Ducati.
Pembalap asal Prancis ini merasa bahwa diskusi antara Dovi dan Ducati yang tak kunjung usai bisa menjadi peluang emas bagi dirinya.
"Saya akan menunggu hingga beberapa balapan untuk mengerti situasi saya lebih baik. Posisi di tim pabrikan Ducati yang tersisa adalah milik Ducati dan ini peluang bagus jika ia hengkang," tutur Zarco dilansir dari GP One.
Usai mendepak Danilo Petrucci, saat ini Ducati tengah berusaha mempertahankan Dovizioso yang telah membawa Ducati menjadi runner-up klasemen pembalap di tiga musim terakhir.
"Dia pembalap penting untuk pabrikan karena dia konsisten meraih podium. Saya tengah meraih rasa percaya diri dan saya ingin tampil cepat, mari kita lihat apa yang akan terjadi," ucap Zarco.
Di musim lalu, Zarco juga baru menjalani debutnya di tim pabrikan KTM usai berpindah dari Yamaha Tech 3 akhir tahun 2018.
Namun pejalanannya di KTM tidaklah berjalan dengan baik. Saat itu ia memutuskan untuk berhenti dari tim tersebut, walaupun kontraknya baru berjalan satu dari dua tahun kesepakatan.
Baru balapan beberapa seri, Zarco justru langsung diusir halus oleh KTM karena dianggap tidak berkomitmen terhadap tim. Ia dilarang turun balapan hingga akhir musim, bahkan diperkenankan berpindah tim sebelum kompetisi usai.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi