mobimoto.com - Moto2 Qatar telah usai dengan keluarnya nama pembalap asal Jepang, Tetsuta Nagashima sebagai pemenang. Di urutan kedua, ada Lorenzo Baldassarri, disusul oleh Enea Bastianini.
Namun, tak cuma tiga nama di atas yang patut diperhatikan. Adanya nama Andi Farid Izdihar atau biasa dipanggil Andi Gilang juga tak boleh dilewatkan begitu saja.
Pembalap satu ini merupakan penerus dari Dimas Ekky Pratama yang musim lalu turun dengan tim yang sama, Idemitsu Honda Team Asia.
Tak cuma itu, Andi Gilang juga menjadi pembalap tanah air ketiga yang berhasil ikut menjadi pembalap reguler di ajang tersebut.
Namun, bagaimana performa Andi Gilang jika dibandingkan dengan pendahulunya?
Di Sirkuit Losail Qatar, Andi Farid Izdihar berhasil finis di urutan 22. Dibandingkan dengan sesama pembalap Asia Tenggara, ia cuma kalah dari Hafizh Syahrin yang musim lalu ikut MotoGP.
Total, pembalap bernomor 27 tersebut berhasil menyelesaikan balap dengan catatan waktu 40 menit 34.706 detik. Ia terpaut sekitar 34,6 detik dari pembalap asal Jepang sekaligus sang pemenang Tetsuta Nagashima dengan 40 menit 0.192 detik.
Tahun lalu, Dimas Ekky menyelesaikan balapan di Qatar dengan torehan 40 menit 53,705 detik, terpaut 57,596 detik dari juara Moto2 Qatar, Lorenzo Baldassarri.
Jadi, Andi Gilang lebih cepat 18,99 detik dari Dimas Ekky. Meski begitu yang jelas, kedua pembalap tersebut patut diapresiasi setinggi-tingginya karena telah membawa bendera merah putih berkancah di ajang top selevel Moto2.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi