Sabtu, 20 Juli 2019
Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal : Senin, 08 Juli 2019 | 10:00 WIB

Mobimoto.com - Akhirnya kejuaraan dunia balap motor elektrik MotoE telah resmi menggelar seri perdananya.

Pada balapan tersebut, pembalap asal Finlandia Niki Tuuli berhasil keluar menjadi juara dengan mengalahkan pembalap eks MotoGP Bradley Smith dan pembalap asal Perancis, Mike di Meglio.

Namun seberapa cepat performa dari kelas motor balap terbaru tersebut? Bagaimana perbandingannya jika dengan kelas motor balap non elektrik?

Dilihat dari data yang dirilis oleh situs resmi MotoGP, ternyata performa dari motor balap MotoE belum sepadan jika dibandingkan balapan motor di kelas lainnya.

Bahkan catatan waktu per putaran yang dihasilkan pun masih selisih tipis dari kelas Moto3.

Catatan waktu balapan MotoE. (motogp.com)

Sama-sama menggelar balapan di Sirkuit Sachsenring hari ini (7/7/2019), catatan waktu terbaik MotoE berhasil ditorehkan oleh Niki Tuuli.

Juara di seri pertama MotoE tersebut mampu mencatatkan waktu tercepat selama balapan selama 1 menit 28,322 detik. Ia juga mampu meraih kecepatan maksimal 151,1 km/jam saat meraih pole position.

Catatan waktu balapan Moto3. (motogp.com)

Namun rupanya hal tersebut masih kalah dari Moto3. Pada balapan tersebut, torehan waktu tercepat selama balapan di catatkan oleh Can Oncu dengan catatan waktu 2 menit 26,714 detik. Selisih lebih dari satu detik.

Sementara itu untuk masalah kecepatan maksimum, Ayamu Sasaki selaku peraih pole position berhasil mencatatkan kecepatan maksimal 153,4 km/jam, selisih sekitar 2 km/jam.

Walaupun selisih tipis, tentu hal tersebut bisa dijadikan sebagai gambaran sejauh mana performa motor balap elektrik pada gelaran seri perdana MotoE kali ini. Mungkinkah MotoE bisa sepadan dibandingkan Moto3? Atau mungkin MotoGP suatu hari nanti? Tunggu tanggal mainnya...