Selasa, 25 Juni 2019
Angga Roni Priambodo | Husna Rahmayunita : Jum'at, 24 Mei 2019 | 21:00 WIB

Mobimoto.com - Performa buruk yang ditunjukkan pembalap Repsol Honda asal Spanyol, Jorge Lorenzo dalam beberapa laga MotoGP 2019 masih terus menjadi sorotan. Kabar itu kian memanas setelah muncul isu pemecatan dari pihak Honda.

Seperti yang diketahui, pembalap dengan julukan X-Fuera tersebut memutuskan hijrah dari Ducati ke Honda sejak tahun 2018. Semenjak saat itu, ia berjuang menaklukkan motor Honda.

Pergantian tim nyatanya membuat Jorge Lorenzo harus beradaptasi dengan tunggangan barunya. Parahnya, sampai sekarang proses adaptasi tersebut masih terus berjalan.

Di lain pihak, melempemnya performa Jorge Lorenzo di trek balap mendapat sorotan dari petinggi Honda. Bahkan presiden HRC, Yoshishige Nomura sampai mengungkapkan kemarahannya di depan awak media. Ia ingin Jorge Lorenzo segera bangkit dan mengharumkan nama tim.

"Saya mengharapkan kinerja yang hebat dari Jorge Lorenzo," ungkap Yoshishige Nomura seperti yang dikutip dari laman tuttomotoriweb.com.

Jorge Lorenzo (Instagram/hrc_motogp)

Makin memanas, selama akhir pekan MotoGP Prancis, sebuah surat kabar asal Spanyol justru melangkah lebih jauh. Mereka mengungkap isu pemecatan yang diarahkan tim Honda ke X-Fuera. Konon katanya, bila ia tak bisa tampil apik, nasibnya akan berakhir begitu saja.

Saat dikonfirmasi, menariknya Jorge Lorenzo malah ogah ambil pusing. Dengan santai, ia menganggap ultimatum bukan masalah besar.

"Kamu akan mendengar suara-suara seperti ini ketika ada yang salah, tetapi tidak ada yang memberitahuku tentang ultimatum,"