Rabu, 17 Juli 2019
Dinar Surya Oktarini | Husna Rahmayunita : Selasa, 14 Mei 2019 | 12:15 WIB

Mobimoto.com - Ducati boleh dikatakan pulang dengan tangan hampa usai laga di Sirkuit Jerez, Spanyol. Andrea Dovizioso dibuat bungkam oleh pergerakan yang dilakukan oleh Marc Marquez.

Padahal pada musim 2018 pembalap dengan julukan DesmoDovi tersebut berhasil merebut gelar juara. Tapi pada balapan kemarin, ia harus puas bertengger di posisi keempat.

Secara otomatis, Tim Ducati dan Tim Repsol Honda terus dibanding-bandingkan. Kekuatan tim Marc Marquez dianggap lebih memenuhi untuk merebut gelar juara.

Namun begitu, Andrea Dovizioso berusaha memberikan pembelaan. Ia mengaku tidak mudah untuk melewati semuanya, oleh karena itu ia bertekad untuk tetap tenang.

Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. (redbull.com)

"Tidak mudah untuk mencoba semuanya, kalian akan mengerti setelah beberapa balapan. Jadi penting untuk bekerja dengan tenang, ini adalah ide bukan untuk meningkatkan motor," kata Andrea Dovizioso seperti yang dikutip dari laman tuttomotoriweb.com.

Pun jika membandingkan performa motor Ducati dan Repsol Honda, Andrea Dovizioso mengaku kesulitan. Namun begitu, ia menantang Marc Marquez apakah tetap bisa memimpin balapan atau tidak.

"Sulit untuk menilai motor Honda. Mulai sekarang, kami memiliki lebih banyak peluang dan nanti kita lihat siapa yang memimpin di depan," tandas Andrea Dovizioso.

Kini, Andrea Dovizioso berada di urutan keempat klasemen sementara dengan torehan 67 poin. Terpaut tiga poin dari Marc Marquez, sang raja klasemen.