Kamis, 23 Mei 2019
Rauhanda Riyantama | Husna Rahmayunita : Rabu, 08 Mei 2019 | 12:30 WIB

Mobimoto.com - Sang legenda MotoGP, Valentino Rossi harus puas dengan kenyataan pahit tak bisa memenangkan laga di Sirkuit Jerez pada Minggu (5/5). Namun begitu, ia tak mau menyalahkan Tim Yamaha, sebagai rumahnya selama ini.

Saat itu, The Doctor memulai balapan di posisi ke-13 dan tidak bisa tampil lebih baik sampai akhir balapan. Alhasil, ia keluar sebagai juara keenam laga di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Dikutip dari laman motorsport.com, kemenangan yang diperoleh Marc Marquez tak ayal menggugah kekhawatiran sang juara dunia tujuh kali. Menurutnya, The Baby Alien tak bisa dipungkiri menjadi musuh terbesar saat ini.

"Masalah terbesar di kejuaraan adalah Marc Marquez, karena dia jelas lebih cepat. Pun jika dia tidak mengalami crash di Austin, akan ada jarak yang lebar antara aku dan dia," kata Valentino Rossi.

Valentino Rossi. (Twitter/@MotoGP)

Menariknya, meski melempem di Sikuit Jerez dan terpaksa tunduk dengan Marc Marque, Valentino Rossi bersikeras membela timnya. Ia merasa jauh lebih baik dibandingkan musim lalu berlaga di sirkuit yang menjadi salah satu trek tersulit dalam dunia MotoGP.

"Kami lebih kuat dari tahun lalu. Jalannya panjang, tantangannya sangat tinggi, tetapi kami bekerja sangat baik, Meski tidak sepenuhnya bahagia, saya akui itu trek tersulit. Kami telah berjuang merebut podium tapi berakhir sedikit terlambat," tandas Valentino Rossi.