Minggu, 18 Agustus 2019
Dany Garjito | Cesar Uji Tawakal : Senin, 06 Mei 2019 | 18:30 WIB

Mobimoto.com - Tampil sebagai pole sitter di usia yang masih sangat belia, rider tim Sepang Yamaha Fabio Quartararo sukses menyedot perhatian para pecinta MotoGP. Namun tak berhenti di situ, pembalap asal Perancis ini juga memberi perlawanan yang ketat kepada para rivalnya, membuat jalannya balapan sangat intens!

Sempat membayang-bayangi Franco Morbidelli yang berada di posisi kedua, dan mengambil alih poisisinya, Fabio Quatrararo harus menelan pil pahit. Pembalap berusia 20 tahun ini mengalami kendala teknis yang membuat dirinya tidak bisa mengoper gigi pada saat balapan, membuat dirinya terpaksa menepi di tengah balapan sengit tersebut.

Pembalap muda inipun tak kuasa menahan tangis usai mengerahkan segala yang ia miliki untuk memberikan perlawanan sengit terhadap para rival. Semangat juang yang tak kenal rasa minder terhadap pembalap top lainnya membuat aksi Fabio Quartararo menuai simpati dari sejumlah legenda MotoGP dan para rival. Siapa saja mereka?

Hal ini terungkap dalam sebuah postingan di akun Instagram pribadi milik Quartararo. Dalam postingan tersebut dirinya mengungkapkan bahwa dirinya kehabisan kata-kata terkait perasaannya saat terpaksa harus menepi.

Tangis Quartararo tuai simpati para legenda balap MotoGP. (Instagram/@fabioquartararo20)

Unggahan tersebut ternyata menuai respons dari banyak pihak, termasuk para rivalnya dan juga para legenda di tim MotoGP. Termasuk oleh Marco Melandri dan Loris Capirossi.

Tangis Quartararo tuai simpati para legenda balap MotoGP. (Instagram/@fabioquartararo20)

''Balapan selanjutnya akan lebih baik.'' ujar Marco Melandri.

Tangis Quartararo tuai simpati para legenda balap MotoGP. (Instagram/@fabioquartararo20)

''Hari ini kamu melakukan perlombaan yang indah, yang tepat akan datang, sekarang semua orang tahu betapa berharganya kamu'' ujarnya.

Semangat juang pembalap muda ini ternyata menginspirasi banyak pihak. Walaupun selaku pembalap debutan MotoGP, di tengah usianya yang tergolong masih sangat muda juga pembalap satu ini berhasil menyajikan perlawanan yang intens terhadap rider lainnya. Salut!