mobimoto.com - Suasana baru muncul bakal muncul dalam balapan Moto2. Secara resmi, Triumph menggantikan Honda sebagai pemasok mesin. Ya, perusahaan Inggris telah mempersiapkan mesin 765cc seperti yang dimiliki Triumph Street Triple keluaran 2017 kepada para pembalap Moto2. Tak ayal, keputusan ini disambut baik oleh sang legenda, Valentino Rossi.
Sebagai orang yang telah mencicipi asam garam dunia sirkuit, The Doctor paham betul dengan segala gejolak yang ada di MotoGP. Menurutnya, di awal pembukaan Moto2 pada tahun 2010 sempat menuai kontroversi.
Banyak orang yang protes dan marah, ajang balap Grand Prix kelas 250cc favorit mereka mendadak berganti menjadi lomba balapan motor berkapasitas 600cc.
"Saya ingat pada awal era Moto2, semua orang sangat takut dan marah karena itu adalah motor jalanan. Tidak baik dipakai untuk mempersiapkan diri ke MotoGP," tandas Valentino Rossi seperti yang dikutip dari laman crash.net.
Kendati demikian, kini keadaan telah berbanding terbalik. Valentino Rossi menyambut hangat kedatangan mesin Triumph untuk ajang Moto2. Pilihan tersebut dianggap sangat tepat untuk mempersiapkan diri ke MotoGP. Apalagi Triumph memiliki mesin dengan torsi lebih besar.
"Balapan selalu menyenangkan untuk ditonton, apalagi dengan mesin Triumph dan juga banyak perangkat elektronik. Saya pikir, itu motor yang sangat baik untuk persiapan ke MotoGP," kata Valentino Rossi.
"Semua pembalap pasti akan senang karena Triumph memiliki lebih banyak torsi. Sedikit lebih besar, sedikit lebih cepat. Bagi saya, ini level yang sangat bagus," imbuhnya.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi