mobimoto.com - Laga COTA beberapa waktu lalu meninggalkan kenangan yang buruk untuk pabrikan Repsol Honda. Pasalnya, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo gagal merebut gelar juara.
Hal itu diakui betul oleh Alberto Puig, manajer tim Repsol Honda. Tak disangka, timnya gagal merebut gelar juara untuk pertama kalinya selama sembilan tahun berlaga di Amerika.
Marc Marquez yang diramalkan bisa mempertahankan gelar juara malah bernasib sial. The Baby Alien mengalami crash dan gagal melanjutkan laga.
Tak kalah miris, Jorge Lorenzo mendadak mengalami masalah mekanik dengan motornya pada lap 11. Padahal, pembalap baru itu sejatinya ingin bangkit dari kekalahan yang sudah cukup lama membebani pikiran.
Yang membuat sedih, Jorge Lorenzo dituntut untuk lebih bersabar. Hal itu dikarenakan, tim Repsol Honda belum berhasil mengidentifikasi masalah motor RC213V miliknya.
Menurut Alberto Puig, tim membutuhkan waktu untuk memahami motor Lorenzo yang mengalami masalah.
"Saat ini kami tidak tahu apa yang terjadi dengan sepeda Lorenzo, kami sedang menyelidiki dan kami perlu waktu untuk memahami apa masalahnya," ujar Alberto Puig.
Puig juga menuturkan, kalau sebenarnya Jorge Lorenzo memasang target masuk 10 besar. Tapi sayangnya gagal karena kalah cepat dan masalah motor.
"Target Jorge adalah 10 besar, tapi dalam dua lap pertama dia tidak cepat. Dia sebenarnya cukup stabil, namun mengalami masalah yang belum bisa dipastikan," pungkas Alberto Puig.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi