mobimoto.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengaku kaget dengan performa motornya pada sesi latihan bebas di Thailand kemarin (5/10). Pasalnya bersama Maverick Vinales, pembalap asal Italia itu mampu menunjukkan penampilan yang cukup kompetitif setelah serangkaian hasil buruk yang diperoleh Yamaha dalam beberapa balapan terakhir.
Yamaha sendiri sedang mengalami paceklik kemenangan, di mana tim berlogo garpu tala itu gagal memetik satu kemenangan pun selama 23 balapan, membuat mereka mencatatkan rekor terburuk sepanjang masa.
Di sirkuit Buriram, The Doctor bisa menorehkan catatan tercepat kedua, tepat di belakang rekan satu timnya, Maverick Vinales yang mampu tampil tercepat pada sesi latihan bebas pertama. Vinales sendiri juga berhasil menjadi tercepat nomer dua pada sesi latihan berikutnya, walaupun Rossi melorot pada posisi kesembilan.
''Motornya sama, namun kami lebih nyaman dan memiliki banyak daya cengkeram dibanding saat di Aragon lalu. Di sana kami mengalami 'bencana','' ujar pembalap bernomor 46 itu, dikutip dari Crash (6/10/2018).
''Hasil latihan pertama sangat fantastis, namun pembalap top lain belum mencoba ban baru sehingga menurut saya ini tidak nyata. Kami turun ke sirkuit, motornya memiliki banyak grip, tapi kami tidak tahu kenapa. Yamaha juga tidak tahu!'' imbuhnya.
Valentino Rossi yang menjajal fairing baru mengatakan bahwa perubahannya kurang signifikan.
''Tidak ada ban yang mampu menjalani balapan 25 lap, tidak hanya kami. Torehan waktunya menjadi lebih baik namun setelah 10-12 lap ketahan bannya menurun,'' pungkas Valentino Rossi.
Tag
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi