mobimoto.com - Aturan pembekuan mesin menyebabkan tim pabrikan tidak bisa mengubah 'jeroan' motor pada saat kompetisi bergulir.
Efek ini tentu berlaku pada tim pabrikan Movistar Yamaha. Terkait itu, pembalap Yamaha asal Spanyol Maverick Vinales berkomentar mengenai perkembangan timnya.
Perlu diketahui bahwa Yamaha sempat kesulitan dalam beberapa balapan terakhir lantaran masalah elektronik. Motor mereka tidak memiliki akselerasi mumpuni, membuat mereka tidak bisa tampil kompetitif.
Menurut Vinales, Yamaha mengalami banyak kemajuan pasca digelarnya sesi tes privat di Misano bulan lalu.
''Motivasi balapan sangat tinggi setelah kami gagal balapan di Silverstone. Saya merasa bagus,'' kata Vinales.
''Saya berusaha menjaga momentum dan motivasi yang sama, saya akan berusaha sekuat tenaga dari awal balapan nanti.'' ujar pria Spanyol ini.
''Saya penasaran seberapa pesat kemajuan kami, akan menjadi menarik untuk mencari beberapa data saat balapan nanti. Dan siapa tau kami bisa seperti saat tampil di Silverstone.'' imbuhnya.
Walaupun merasa pede, Vinales merasa kebijakan pembekuan pengembangan mesin di tengah kompetisi membuat Yamaha cukup kerepotan.
''Yamaha telah berkembang namun kami harus lebih berkembang. Tim lain berada di level tinggi dan saya tak sabar untuk membuat motor yang bagus untuk musim depan. Namun untuk saat ini kami harus membuat sasis dan elektronik yang bagus sampai akhir musim.'' ujar Maverick.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi