Jum'at, 25 September 2020
Angga Roni Priambodo | Husna Rahmayunita : Kamis, 06 September 2018 | 15:15 WIB

Mobimoto.com - Keputusan pensiun dari pembalap MotoGP membuat Casey Stoner beralih profesi menjadi pembalap uji Tim Ducati. Namun, kabar baru menyebutkan pembalap Australia itu ngambek dan ogah jadi pembalap uji lagi.

Melihat kontribusinya, Casey Stoner dipercaya menjadi pembalap uji Ducati di tahun 2017. Kemudian di awal tahun 2018, dirinya dipasangkan dengan Michele Pirro menguji sepeda motor Ducati lagi di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Sebagai pembalap uji, boleh dikatakan kinerja juara dunia MotoGP dua kali itu cukup bagus. Dirinya hampir berhasil membawa Andrea Dovizioso menjadi kampiun.

Tapi sepertinya Casey Stoner mulai lelah menjadi pembalap uji. Ducati membuat pembalap yang pensiun di tahun 2012 itu kecewa.

Padahal kemampuan terbaik dan totalitas sudah diberikan Casey Stoner. Pernah cedera bahu, dirinya tetap menjalankan pekerjaan sebagai pembalap uji.

Casey Stoner. (speedcafe.net)

''Cedera bahu bukan hambatan bagi saya untuk menguji Ducati, saya sudah berlatih dan melakukan motorcross,'' ungkap Casey Stoner seperti yang dikutip dari motorsport.com.

Di lain pihak, kekecewaan Casey Stoner kepada Ducati memuncak setelah segala aspirasinya tidak disambut baik oleh tim. Pabrikan Italia tidak mengabaikan segala kontribusi yang telah ia berikan.

Sebagai pembalap uji, sudah berulang kali Casey Stoner memberikan masukan untuk melakukan peningkatan mesin tapi masih saja tidak didengar. Kerja pembalap berusia 32 tahun itu pun seperti sia-sia.

''Tetapi saya merasa tidak dapat memberikan lebih dari apa yang sudah saya miliki. Mereka tidak mau menggunakan data yang sudah saya kumpulkan dan tidak mau memberikan umpan balik, '' tandas Casey Stoner.

BACA SELANJUTNYA

Tenaganya Bikin Terpukau, Inilah Mobil Terbaru Andrea Dovizioso