mobimoto.com - Rekor baru dipecahkan Jonathan Rea pada babak kualifikasi Suzuka 8 Hours Endurance.
Diketahui, ajang Suzuka 8 Hours Endurance Race 2018 berlangsung tanggal 27 - 29 Juli 2018 di Sirkuit Suzuka, Jepang dan diikuti 192 pebalap dari 64 tim.
Pebalap Jonathan Rea turut ambil bagian demi mempertahankan gelar kejuaraannya.
Bersama Kawasaki Team, pebalap berkebangsaan Irlandia Utara tersebut tampil agresif dan berhasil memecahkan rekor.
Ia menorehkan catatan waktu 2 jam 5 menit 168 detik. Catatan waktu tersebut melampaui rekor Pol Espargaro di tahun 2015 dengan 2 jam 6 menit.
Juara dunia Superbike 3 kali itu nyatanya tak gentar dengan kondisi cuaca di Jepang.
Ancaman topan Jongdari yang membayangi lintasan berhasil dihalau. Apalagi dengan melihat fakta bahwa cuaca membuat sirkuit menjadi kering.
Kondisi yang ada malah dimanfaatkan Jonathan Rea dengan baik. Ia menjadi 'pria tercepat' di Suzuka.
Sedangkan untuk posisi selanjutnya, berturut- turut ditempati Katsuyuki Nakasuga dengan torehan waktu 2 jam 6 menit 263 detik disusul Michalel van der Mark dengan waktu 2 jam 7 menit 428 detik.
Kini, Kawasaki berada di tim kutub mengalahkan Yamaha Factory Racing dan Red Bull Honda. Tapi hal tersebut mungkin saja bisa berubah.
Sebagai tambahan info, Indonesia pun turut menurunkan pebalap andalan Andi Gilang di ajang Suzuka 8 Hours Endurance sebagai wakil dari Honda Asia Dream Racing.
Ia akan menunggangi Honda CBR1000RR SP 2 dan mengincar posisi 5 teratas.
Akankah Jonathan Rea masih menjadi yang tercepat di balapan pada Minggu (28/7/2018) mendatang? (*)
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi