mobimoto.com - Pembalap asal Jerman, Sebastian Vettel malam tadi keluar sebagai pemenang Grand Prix Formula 1 yang dihelat di sirkuit Silverstone, Inggris.
Lewis Hamilton yang diharapkan bisa berjaya di hadapan publik sendiri malah sempat terseok-seok hingga posisi ke-17 akibat insiden dengan rekan setim Vettel, Kimi Raikkonen.
Pembalap asal Finlandia itu pun mengakui kesalahannya dan mengatakan dirinya berhak atas penalti 10 detik.
Praktis, insiden tersebut membuat Vettel berebut posisi pertama hanya dengan Valtteri Bottas.
Sampai lap ke-25 duo Mercedes dan Ferrari berada di lima besar. Vettel masih bersaing dengan Bottas sementara Hamilton masih berebut posisi dengan Raikkonen.
Race usai dengan kemenangan Vettel dan Hamilton di posisi kedua serta Raikkonen dan Bottas masing-masing di posisi ketiga dan keempat.
Sebastian Vettel terakhir kali memenangkan balapan di Inggris terjadi pada tahun 2009 silam.
Kemenangan ini pun memantapkan posisinya memimpin klasemen sementara dengan 171 poin dan Hamilton membuntuti dengan raihan 163 poin.
Hamilton sendiri meminta maaf pada fans dan publik Inggris karena gagal mempersembahkan kemenangan di kandang.
"Ini adalah hari yang berat, kehilangan poin padahal aku memulainya balapan dari pole position," ujar Hamilton.
Hamilton menambahkan, "Aku akan segera menyiapkan diri untuk hari berikutnya. Aku senang bisa kembali ke posisi ke dua dengan cepat dan itu lebih baik daripada tidak mendapatkan poin sama sekali."
Tandas sudah peluang Hamilton untuk mencetak rekor kemenangan lima kali beruntun di sirkuit Silverstone, Inggris.
Terkini
- Suara.com Luncurkan Suara Hijau dan Green Media Network, Lakukan Penanaman Pohon di HUT ke-11
- Bukan Hanya Merlion, Ini 5 Spot Instagramable di Singapura yang Bisa Dikunjungi saat Liburan Imlek!
- Anak Muda Bicara Ekonomi: Youth Economic Summit 2024 Cetak Optimisme Baru untuk Indone
- Diikuti 150 Lebih Digital Creator, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY di 3 Kota Sukses Digelar
- Kisah Inspiratif Beasiswa Kampung Berseri Astra: Menerangi Asa Pendidikan Anak-Anak di Tengah Tantangan Ekonomi